Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Bayangan Warga +62 Menyambut Jaringan 5G

Kehadiran Jaringan 5G tidak hanya digunakan menyebarkan ideologi transnasional radikal, tapi juga ideologi otoritarianisme

Zulfikar Hardiansyah  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Wah asyik, kini jaringan 5G sudah dapat dinikmati di Indonesia. Tanpa perlu basa-basi, jaringan 5G ini tentu dapat lebih cepat dan mudah untuk mengakses internet daripada 4G. Meski lebih cepat, tapi saya yakin kecepatan jaringan itu tidak berbanding lurus dengan kecepatan ketersediaan infrastruktur. Gimana bisa nggak yakin?, lha wong sebaran jaringan 4G saja masih belum merata di Indonesia. Pada tаhun 2020 saja, secara geogragis hаnyа 49,33% yаng sudаh dijаngkаu oleh jаringаn 4G (Clinten, Kompas.com - 11/09/2020).

Walau jaringan 5G bakal tidak cepat merata, tak apalah. Yang paling mengasyikan kini adalah kita sudah dapat membayangkan kecepatan dan kemudahan dari jaringan 5G. Seperti bayangan Pak Jokowi dalam sambutan peringatan hari lahir pancasila, blio menyampaikan bahwa kecepatan dan kemudahan mengakses internet dari jaringan 5G harus diwaspadai karena dapat digunakan untuk penyebaran ideologi transnasional radikal (Candra, Republika.co.id – 01/06/2021).

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation