Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Belajar dari Kasus “Nuthuk” di Malioboro. Ini Tips Agar Gak Ketipu Harga di Tempat Wisata

Media sosial diramaikan dengan keluhan wisatawan saat makan di kawasan Malioboro. Melalui video yang dia unggah di media sosial mengungkap kalau harga pecel lele di sana sangat mahal.

Indra Dahfaldi  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Media sosial diramaikan dengan keluhan wisatawan saat makan di kawasan Malioboro. Melalui video yang dia unggah di media sosial mengungkap kalau harga pecel lele di sana sangat mahal. Dia harus mengeluarkan uang senilai Rp 27 ribu satu porsi tanpa lalapan. Namun saat akan menambah lalapan dan sambal, dirinya harus merogoh kocek lagi sebesar Rp 10.000.

Dalam videonya, ia menyebutkan bahwa ia baru saja makan di kawasan Malioboro. Namun ia tidak menyebutkan lokasi lesehan atau pun rumah makan yang dimaksud.

Video tersebut mendapatkan tanggapan pro dan konta. Ada yang mendukung ada yang memberi argumen berlawan terhadap orang tersebut. Bahkan pihak Paguyuban Lesehan Malam Malioboro siap menuntut balik jika yang bersangkutan tidak segera menarik ucapannya atau klarifikasi. Ketua Paguyuban Lesehan Malam Malioboro Sukidi mengatakan, pihaknya siap melakukan gugatan kepada wisatawan yang mengeluhkan harga pecel lele di Malioboro mahal.

Sebab, menurut dia ada kesalahan informasi yang disampaikan oleh wisatawan tersebut. Sukidi menjelaskan, bahwa yang bersangkutan membeli pecel lele di sirip-sirip Malioboro tepatnya di Jalan Perwakilan. Di mana sirip-sirip Malioboro itu sudah bukan termasuk kawasan Malioboro.

Tonton juga:

Keren startup Indonesia menang penghargaan di Spanyol. Subscribe di sini: https://www.youtube.com/c/OpiniID untuk ngeliat video lucu/informatif/motivasi lainnya.

Kejadian getok harga memang sering terjadi di restoran, dan tempat makanan area wisata. Bahkan sudah menjadi rahasia umum. Sebagian konsumen cenderung diam dan gak mau rebut. Tapi da beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari hal tersebut. Mari kita simak.

Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan Jalan Malioboro di Yogyakarta, Senin (17/5/2021). Menurut data Satgas COVID-19 Kota Yogyakarta, jumlah wisatawan berkunjung ke Malioboro selama libur lebaran 2021 turun dari sekitar 2.000-3.000 wisatawan per hari menjadi 500-700 wisatawan per hari menyusul adanya larangan mudik. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.
Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan Jalan Malioboro di Yogyakarta, Senin (17/5/2021). Menurut data Satgas COVID-19 Kota Yogyakarta, jumlah wisatawan berkunjung ke Malioboro selama libur lebaran 2021 turun dari sekitar 2.000-3.000 wisatawan per hari menjadi 500-700 wisatawan per hari menyusul adanya larangan mudik. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.

Lihat Menu dan Harga

Pertama datang ke restoran atau warung pinggir jalan yang pertama kali dilihat adalah menunya. Kita bisa tahu makanan apa yang dijual warung tersebut. Kita bisa tahu harga makanannya. Paket-paket makanan yang dijual.

Jika tidak ada, jangan segan-segan untuk menanyakan langsung harga makanan tersebut. Kalau pedagang masih menyembunyikan harga, lebih baik anda tinggalkan warung tersebut. Dipastikan warung tersebut akan dongkrak harga.

HALAMAN SELANJUTNYA next page
Minta Referensi Teman

Minta Referensi Teman

Saat kita berkunjung ke tempat wisata, selain alam dan lingkungan, kuliner juga menjadi incaran. Biasanya wisatawan suka bingung menentukan restoran mana yang akan didatangi. Belum lagi pedagang nakal yang mengincar wisatawan, dengan mematok harga mahal.

Hal yang bisa dilakukan adalah tanyakan teman yang pernah berkunjung ke daerah tersebut. Biasanya teman bisa referensi tempat yang bagus. Tanya pengalaman dia saat liburan di sana. Apakah ada warung-warung nakal di daerah tersebut yang suka mainkan harga.

Cek Review di Situs Tempat Makanan

Manfaatkan situs-situs yang mengulas aneka tempat makan. Biasanya situs-situs tersebut menampilkan baik dan buruk warung makanan tersebut. Apalagi netizen biasanya sangat kritis menilai pelayanan warung tersebut.

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation