Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Like di Instagram Ingin Disembunyikan? Begini Cara Pengaturannya

Instagram resmi menerapkan secara global fitur untuk menyembunyikan fitur 'Likes' pada setiap unggahan penggunanya.

Indra Dahfaldi  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Studi terbaru yang dilakukan New York University mengungkap like di media sosial berdampak pada psikologis seseorang. Baik dapat like maupun dislike. Jika mendapat like maka akan memicu perasaan senang. Sebaliknya jika mendapatkan dislike akan timbul rasa tidak percaya diri.

Facebook dan Instagram resmi menerapkan secara global fitur untuk menyembunyikan fitur 'Likes' pada setiap unggahan penggunanya. Pasalnya, jumlah Likes pada sebuah unggahan selama ini kerap dinilai sebagai tanda seseorang berpengaruh.

Fitur ini juga kerap dianggap mengganggu kesehatan mental pengguna sehingga muncul ide untuk menyembunyikan fitur like itu. Nah lantas bagaimana cara menyembunyikan like tersebut? Mari kita bahas.

Cara sembunyikan Likes di Instagram

Unsplash
Unsplash

Facebook dan Instagram telah menguji kemampuan pengguna untuk menyembunyikan like sejak 2019.Melansir CNN, setiap pengguna telah dapat memilih apakah orang-orang dapat melihat jumlah suka di kirimannya sendiri dan juga melihat berapa banyak orang yang menyukai kiriman pengguna lain sejak Rabu (26/5).

Facebook menyebut fitur itu bersifat opsional, sehingga tidak jelas berapa banyak pengguna yang benar-benar akan mengambil opsi itu.

Jika pengguna memilih untuk tidak membagikan jumlah suka publik pada postingan mereka, orang akan dapat melihat daftar orang yang menyukai postingan tersebut, tetapi bukan jumlah sukanya. Orang yang memposting foto masih dapat melihat jumlah suka, meskipun tidak ditampilkan secara publik.

Tonton juga:

Waduh sekarang ternyata ada loh pabrik "like" di China. Gunanya adalah untuk memperbanyak "like" postingan kamu di media sosial. Dengan kata lain ini adalah bisnis jasa penyedia "like". Mau tau gak seperti apa dan bagaimana caranya pabrik penyedia jasa "like" ini beroperasi? Check these video

Subscribe di sini: https://www.youtube.com/c/OpiniID untuk ngeliat video nyinyir/informatif/motivasi lainnya.

Perusahaan mengatakan fitur tersebut akan memungkinkan pengguna fokus pada foto dan video yang dibagikan, bukan pada berapa banyak kiriman yang disukai.

Pengguna Facebook dan Instagram juga dapat memilih untuk tidak melihat berapa banyak orang yang menyukai posting orang lain saat mereka menggulir feed mereka . Fitur itu dapat diaktifkan dengan mengunjungi bagian 'posting baru' di pengaturan.

Berikut cara untuk menyembunyikan fitur Likes di Instagram. Meski disebut sudah meluncur global, tapi saat dicoba, fitur ini belum bisa digunakan di Indonesia.

1. Menyembunyikan jumlah suka pada semua posting:

Buka Pengaturan> Pengaturan Lanjutan> Sembunyikan Suka dan Lihat Jumlah

2. Menyembunyikan jumlah suka hanya pada postingan yang baru diunggah:

Ketuk jumlah suka dan pilih Sembunyikan Jumlah Suka

3. Menyembunyikan suka pada posting orang lain

Buka Pengaturan> Posting> Sembunyikan Suka dan Jumlah Tampilan

Like Berdampak pada Psikologis Seseorang

Unsplash
Unsplash

Studi yang dilakukan oleh Adam Alter, Profesor dari New York University tersebut memaparkan, dampak psikologis yang dimaksud adalah tumbuhnya rasa percaya diri dan kesenangan. Ia menyamakan sensasi tersebut dengan menggunakan narkoba.

"Efek yang dirasakan seseorang ketika mendapatkan likes di Instagram, akan menghasilkan hormon dopamine, yakni hormon yang bisa memicu perasaan senang. Hormon ini sebetulnya juga tercipta saat orang meminum alkohol, merokok atau bahkan menggunakan obat-obatan terlarang," kata Alter sebagaimana  dari Business Insider.

Nah, bagaimana jika si pengguna jarang mendapatkan likes pada post yang diunggah? Menurut Alter, dampak yang didapat akan sebaliknya. Pengguna akan kurang percaya diri, dan ia akan terus menanti likes dari pengguna lain layaknya kecanduan.

Studi menarik lain yang juga telah dipelajari Alter adalah kebiasaan seseorang untuk menampilkan sisi terbaik di medsos. Dalam hal Instagram, pengguna ingin menampilkan foto terbaik. Bahkan, mereka bisa rela foto berkali-kali sebelum mengunggahnya.

"Apa yang dilakukan pengguna medsos terlebih Instagram saat ini hanya seolah memperlihatkan sisi positifnya saja. Ironisnya, hal ini menjadi pembanding kesempurnaan medsos seseorang. Coba lihat, jika akun medsos kita biasa-biasa saja dan melihat isi dari medsos seseorang yang begitu sempurna, pasti menciptakan kecemburuan sosial," terang Alter.

"Karena itu, hal ini pun dapat membawa dampak psikologis yang mendalam bagi kita," pungkasnya.

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation