Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Media Sosial dan Penghancur Nilai Pancasila

Netizen tanpa karakter Pancasila mulai merajalela, Menunjukkan urgensi pengimplementasian nilai Pancasila dalam bermedia sosial.

Erlina Amelia  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Saat ini bermedia sosial bagaikan sebuah kebutuhan pokok, penghilang dahaga, dan pelipur lara. Berbagai lapisan masyarakat mulai dari asisten rumah tangga hingga aparatur negara, sama-sama menggunakan media sosial, bahkan berlomba-lomba dalam menghasilkan suatu konten-konten yang menarik. Namun, dalam bermedia sosial masih banyak pula yang memberikan dampak negatif baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

Netizen Indonesia dalam bermedia sosial sudah dipandang negatif oleh dunia, hal ini berdasarkan riset Microsoft yang mengukur tingkat kesopanan pengguna internet sepanjang 2020. Hasilnya menunjukkan bahwa Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 negara yang disurvei. Dengan hasil tersebut, Indonesia menjadi negara yang memiliki tingkat kesopanan paling rendah dalam bermedia sosial di Asia Tenggara. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Warga negara Indonesia yang dulunya sangat terkenal ramah dimata dunia tetapi dengan seiring berkembangnya zaman mengikis pandangan tersebut.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation