Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Menjadi Netizen yang Lebih Baik Setelah Idulfitri

Idulfitri memiliki makna filosofis untuk saling meminta maaf dan memaafkan, Mari jadikan itu sebagai batu loncatan menjadi pribadi yang lebih baik lagi!!

ihwanuddin royyanul wahid  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Hari Raya Idulfitri adalah saat berbagai golongan muslim saling bermaaf-maafan, entah dari golongan manapun, entah ia NU maupun Muhammadiyah, mau yang salat pake kunut maupun tidak. Semua melebur menjadi satu dalam sebuah perayaan hari kemenangan. Lebaran memiliki makna filosofis untuk saling meminta maaf dan memaafkan kesalahan sesama manusia, dengan begitu manusia akan kembali kefitrahnya sebagai mahluk yang bersih dari dosa.

Kesempatan ini seharusnya dipergunakan dengan semaksimal mungkin dengan cara tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama yang pernah dilakukan, Begitulah seharusnya seorang muslim. Namun kenyataanya kita kerap kali selalu meminta maaf dan mengulangi lagi dan lagi perbuatan yang pernah kita lakukan. Hal inilah yang jika dalam ajaran islam dikatakan sebagai orang yang sia-sia hidupnya, karena seharusnya sebagai seorang muslim kita dituntut untuk terus lebih baik dari hari kemarin, sekecil apapun itu. Maka dengan kesempatan ini, mari kita semua muslim maupun yang non-muslim sekalipun untuk saling berbenah diri. Menjadi manusia yang lebih baik dari tahun kemarin.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation