Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Yang Tidak "Bener" dari Pembangunan Bendungan Bener

Pembangunan selalu menyisakan luka, dari gagal menarik investasi hingga berujung represi.

Zulfikar Hardiansyah  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

23 April lalu kita digemparkan dengan berita kericuhan yang terjadi antara aparat keamanan dengan warga Desa Wadas, Purworejo Jawa Tengah. Dari kericuhan tersebut, sebanyak 11 orang ditangkap polisi. Penangkapan 11 orang itu terjadi saat warga melakukan aksi damai penolakan pembangunan Bendungan Bener dan penambangan batuan andesit. Penangkapan ini dilakukan dengan cara paksa tanpa alasan yang jelas (Tempo, 2021).

Pembangunan Bendungan Bener di Purworejo ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Pembangunan ini membutuhkan batuan andesit. Penambangan batuan andesit akan di lakukan di Desa Wadas untuk memenuhi kebutuhan material dari pembangunan Bendungan Bener. Berdasar laporan yang dipublikasi Public Virtue, menjelaskan bahwa penambangan akan dilakukan dengan menggunakan 5.300 ton dinamit untuk meledakkan bukit agar memperoleh batuan andesit. Aktivitas penambangan sebagai bagian dari proyek pembangunan Bendungan Bener ini akan merampas 145 hektare lahan warga, menimbulkan bencana longsor, dan hilangnya 27 sumber mata air di Desa Wadas.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation