Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Sekolah Kita Hanya Mementingkan Nilai?

sekolah sudah tidak dibutuhkan lagi jika apa yang dicari disekolah hanya berupa angka dan selembar ijazah

Zaki Adham  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Ada banyak pertanyaan-pertanyaan mendasar mengenai sekolah yang seharusnya harus dipikirkan dan dipecahkan oleh semua orang yang terlibat dalam salah satu institusi pendidikan formal berupa sekolah. Pertanyaan tersebut adalah “masih relate ga sih sekolah untuk anak-anak?” relate tidak yang dimaksud disini berupa seberapa berguna sekolah sebagai sarana belajar untuk anak-anak, masih pentingkah sekolah untuk anak-anak atau sebenarnya justru sekolah sudah tidak dibutuhkan lagi oleh anak-anak? Para pemangku kepentingan di dunia pendidikan pasti akan selalu mengatakan bahwa sekolah merupakan hal yang penting untuk anak. Tetapi nampaknya mereka kurang melihat realita yang terjadi dimasing-masing sekolah. Banyak kasus dimana sebenarnya anak-anak sudah tidak butuh sekolah. Sekolah justru tak lebih menjadi tempat penitipan anak oleh orang tuanya yang sedang sibuk bekerja dan tidak pernah berpikir bagaimana anak-anak belajar disekolah.

Sekolah seharusnya menjadi tempat untuk menjadikan anak-anak kita mampu berpikir secara mandiri, termotivasi dan humanis tetapi yang menjadi permasalah adalah banyak sekolah hanya menuntut untuk mengejar nilai yang hanya berupa angka ataupun ijasah yang berbentuk selembar kertas yang berisi nilai. Institusi berupa sekolah sekarang ini justru selalu terbalik dalam menerapkan visi dan misi. Tulisan ini jelas tidak mencoba untuk menyalahkan sekolah ataupun para guru yang menuntut nilai tinggi di terhadap siswa karena memang hal tersebut terjadi karena mereka dituntut oleh berbagai pihak baik dari pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan, masyarakat yang menilai keberhasilan dalam bentuk nilai/angka dan tuntutan jenjang selanjutnya baik itu perguruan tinggi ataupun pada saat mereka bekerja. Hal tersebutlah yang membuat motivasi siswa untuk bersekolah justru bukan untuk bagaimana mereka dapat berpikir tetapi hanya untuk mendapat nilai tertinggi oleh sebab itu banyak kecurangan yang terjadi seperti mencontek, plagiarisme dan lain-lain semua itu dilakukan hanya untuk mendapat nilai yang paling tinggi.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation