Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Koalisi Politik: Mendukung atau Melawan?

Politik Indonesia, saat ini dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang sangat dinamis.

kevindenny_  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Pemilu akan dilaksanakan pada 2024, namun berbagai pergerakan politik sudah terjadi yang dilakukan oleh berbagai partai politik dan oknumnya. Bagaimana tidak, manuver-manuver yang dilakukan oleh partai politik, acapkali membuat masyarakat kebingungan. Pasalnya, partai-partai politik yang ada sedang mempersiapkan koalisi untuk mempersiapkan calon Presiden dan Wakil Presidennya, untuk pemilu yang akan diselenggarakan pada 2024. Padahal, pemilu masih 3 tahun lagi akan dilaksanakan, namun tampaknya hal ini harus dipersiapkan cukup matang. Apabila, kita berkaca pada tahun 1990-an, tepatnya ketika ada “Koalisi Pelangi” yang dimotori oleh Letnan Jenderal (Purn.) Bambang Triantoro, merupakan suatu kelompok yang menyatakan suatu gerakan moral agar persatuan bangsa tidak dihindarkan dari wawasan kebangsaan Indonesia. Beliau pernah menjadi mantan Kepala Staf Sosial dan Politik Angkatan Bersenjatan Republik Indonesia (Kasospol ABRI) dan Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Sekjen Departemen P dan K). Gerakan moral tersebut memang diindikasian adanya suatu gerakan politik, karena dimotori oleh berbagai aktivisi pemuda dan mahsiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Bahkan, Gusdur dan Dahlan Ranuwihardjo ikut terlibat dalam aksi gerakan moral tersebut. Namun, hal tersebut bukan menandakan bahwa aspirasi dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terwakili.

Memang benar, penggerak petisi tersebut berasal dari organisasi yang dipimpin oleh Letjen Bambang Trianoro, yakni Yayasan Kerukunan Persaudaraan Kebangsaan (YKPK). Berbagai sumber, juga menyebutkan bahwa ihwal organisasi tersebut didirikan dalam rangka menyeimbangi kekuatan Ikatan Cendekiawan Muslimin Indonesia (ICMI). Selanjutnya, ada koalisi yang juga pernah terjadi pada 1999.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation