Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Inkonsistensi Peraturan Pelarangan Mudik

Inkonsistensi pelarangan mudik terus terjadi pada dua tahun belakangan ini, ada apakah gerangan?

NandaPryg  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Mudik pada saat hari raya tentu sangat dinanti-nantikan bagi setiap orang, yang sudah seperti agenda tahunan sebelum masa pandemi ini. Bertemu langsung sekaligus bercengkrama dengan sanak keluarga besar merupakan momen penting yang wajib dilakukan. Sayangnya, hal itu semua akan sulit dilakukan dalam dua tahun terakhir mengingat masa pandemi yang melanda. Kita semua tahu larangan mudik bagi masyarakat begitu dilantangkan dari pemerintah. Memang ada benarnya, namun inkonsistensi telah menjadi teman baik pemerintah selama perumusan peraturan itu.

Tahun lalu pada tanggal 23 April 2020, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) perihal larangan mudik. Aturan tersebut terdapat dalam Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H. Dijelaskan dari Juru Bicara Kemenhub saat itu Adita Irawati, bahwa dalam Permenhub masyarakat dilarang menggunakan sarana transportasi untuk kegiatan mudik pada masa angkutan lebaran tahun 2020, peraturan transportasi ini berlaku untuk transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian, khususnya kendaraan pribadi ataupun angkutan umum yang membawa penumpang. Hal ini dilakukan demi menindak lanjut kebijakan pemerintah untuk melarang mudik pada tahun 2020, sekaligus dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19. Saat itu memang pro-kontra tetap berkecamuk, yang kontra mengatakan langkah pemerintah sudah terlanjur terlambat dan yang pro mengatakan langkah pemerintah sudah mengalami kemajuan.

Baca Selengkapnya
Add comment
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation