Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Sampah Membludak, Startup Bertindak

Darurat sampah yang terjadi di Indonesia menjadi hal yang dimanfaatkan berbagai startup pengelolaan sampah.

Syalwa Salvia Azri  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Salah satu persoalan yang marak digaungkan di Indonesia, khususnya Jakarta, timbul dari bidang lingkungan yakni permasalahan sampah. Menurut data yang dilansir dari akun Instagram milik Dinas Lingkungan Hidup DKI (@dinaslhdki), jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang pada tahun 2020 menunjukkan angka 7.424 ton/hari. Persentase jenis sampah yang ada di dalamnya didominasi oleh sampah sisa makanan sebanyak 53%, sampah plastik sebanyak 9%, sisanya diikuti beragam macam sampah lainnya. Hal ini menimbulkan banyak perhatian dari berbagai kalangan pecinta lingkungan, termasuk munculnya beragam startup di bidang pengelolaan sampah.

Masalah sampah yang terjadi pada saat ini telah memasuki level darurat, khususnya pada jenis sampah non-organik. Menariknya, dari permasalahan tersebut muncul sebuah ide-ide brilian yang digerakkan oleh para pemerhati lingkungan dalam wujud startup pengelolaan sampah. Hal ini bisa dilihat dari munculnya berbagai perusahaan rintisan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, di antaranya Waste4change, Rekosistem, MallSampah, Gringgo, dan berbagai macam perusahaan lainnya.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation