Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Kesetaraan bagi kaum Tuli: Tuli bukan Tunarungu

Bagaimana cara kita berperan menegakkan kesetaraan bagi kaum Tuli ? Mengapa sebutan " Tuli " lebih baik dibandingkan "Tunarungu" ?

Laurensia Putri Darma  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Negara Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi dan menghormati Harkat Martabat Manusia, hal tersebut juga ditegaskan dalam Undang - Undang Nomor 39 tahun 1999,sehingga sudah sepatutnya masyarakat bertanggung jawab untuk saling menghormati dan menghargai tanpa terkecuali. Tetapi pada kenyataanya, masih banyak Kaum Tuli atau Teman Tuli yang kerap mengalami ketidakadilan atau ketidaksetaraan. Kaum tuli masih kerap dipandang sebelah mata, mengalami diskriminasi dalam kehidupan bermasyarakat , dalam pendidikan , maupun dalam dunia kerja.

Selain diskriminasi, kaum Tuli atau teman Tuli juga belum mendapatkan perhatian atau akses yang cukup dari pemerintah, hal ini dapat dibuktikan dengan akses informasi tentang bencana alam bagi kaum Tuli yang baru diadakan sejak tahun 2020. Sebagai warga negara Indonesia yang juga membayar pajak, tentunya hal tersebut belum adil bagi kaum Tuli. Sehingga tak jarang kaum Tuli atau teman Tuli merasa diperlakukan tidak adil dan kepercayaan terhadap pemerintah perlahan mulai hilang.

Baca Selengkapnya
DITULIS OLEH
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation