Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Alasan Kita Harus Belajar dari Uji Vaksin HIV yang Selalu Gagal

Saat pandemi ini, kita harus belajar dari vaksin HIV yang selalu gagal saat pengujian. Supaya kita paham ada peneliti bermental baja ingin sembuhkan para pasien.

Project Syndicate  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Satu lagi vaksin HIV yang semula terlihat menjanjikan mengalami kegagalan pada uji klinis. Menurut Anthony Fauci, kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada Institut Kesehatan Nasional AS, yang melaksanakan uji klinis tersebut, vaksin “sangat penting dalam mengakhiri pandemi global.” Meskipun kegagalan yang terakhir ini sangat mengecewakan, hal ini seharusnya sudah bisa ditebak.

Untuk memahami alasan kegagalan ini, kita harus memahami perjalanan penelitian vaksin ini dari awal. Sekitar 12 tahun yang lalu, dua penelitian mengenai sebuah kandidat vaksin yang dikenal dengan MRK-Ad5 ditangguhkan. Kegagalan ketika itu cukup komprehensif: penelitian-penelitian tersebut – yaitu STEP (yang melibatkan partisipasi laki-laki dan perempuan di AS, Karibia, dan Australia) dan Phambili (yang melibatkan laki-laki dan perempuan di Afrika Selatan) – menemukan bahwa MRK-Ad5 tidak berhasil melindungi subyek penelitian terhadap penularan HIV. Yang lebih buruk lagi, ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin ini mungkin justru meningkatkan kemungkinan penerima vaksin tertular HIV, virus yang menyebabkan AIDS.

Baca Selengkapnya
Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation