Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

30x30 Bekal Pelestarian Alam Liar Setelah Lockdown

Ketika pemerintah-pemerintah memikirkan cara membuka kembali perekonomian usai lockdown COVID-19, mereka harus akomodasi kebutuhan pelestarian alam liar dan SDA.

Project Syndicate  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Kebijakan pelestarian alam liar menjadi super penting saat lockdown ingin dibuka. Ketika Topan Amphan menerpa Teluk Bengal pada bulan Mei yang lalu, badai besar pertama yang menerpa Asia Selatan pada tahun ini merupakan sebuah ancaman besar bagi masyarakat, hewan, dan tanaman. Alam, dalam hal ini hutan mangrove, memberikan perlindungan bagi wilayah pesisir pantai. 

Seorang anak membawa bibit mangrove untuk ditanam di pesisir pantai Pabean Udik, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (26/7). Aksi menanam mangrove dan pemasangan Alat Pemecah Ombak (APO) yang digagas Kelompok Rumah Berdikari tersebut untuk memperingati Hari Mangrove Internasional. Antara/Dedhez Anggara
Seorang anak membawa bibit mangrove untuk ditanam di pesisir pantai Pabean Udik, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (26/7). Aksi menanam mangrove dan pemasangan Alat Pemecah Ombak (APO) yang digagas Kelompok Rumah Berdikari tersebut untuk memperingati Hari Mangrove Internasional. Sumber foto: Antara/Dedhez Anggara.

Sundarbans, yang merupakan hutan bakau terbesar di dunia, memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan dinding badai buatan manusia yang terbaik. Ketika badai Amphan setinggi 16 kaki menerjang taman nasional seluas 4.000 mil persegi, hutan bakau meredam dampak terburuk dari badai ini, sama seperti dua topan besar lainnya, yaitu Aila dan Sidr, yang juga menerpa baru-baru ini. 

Baca Selengkapnya
Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation