Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Milenial Hiasi Wajah Birokrasi Indonesia

Selamat hari sumpah pemuda! Sadar gak kalau sekarang banyak milenial di kabinet Jokowi?

Irvan  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

#Jokowimintamaaf jadi trending di media sosial twitter. Isinya gak lain adalah permintaan maaf Presiden Joko Widodo terkait tidak bisa mengakomodasi semua pihak dalam penyusunan Kabinet Indonesia Maju.

 

"Tidak mudah menyusun kabinet yang harus beragam karena memang Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, saya sadar mungkin yang senang atau yang gembira karena terwakili dalam kabinet itu hanya 34 orang yang dilantik," kata Jokowi di Jakarta, Sabtu kemarin (26/10/2019).

Jokowi mengatakan, dalam demokrasi, selalu ada yang terpilih dan tidak terpilih. Pun urusan kabinet yang dinamakan Jokowi sebagai Kabinet Indonesia Maju. "Itulah meritokrasi, ada yang terpilih, ada yang tidak terpilih karena memang melalui sistem seleksi," katanya.

Menit 2:33 Jokowi meminta maaf. "Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semuanya karena ruangnya hanya 34," tutur Jokowi.

Masih ingatkan dengan kalimat ini?

“Beri aku sepuluh pemuda, akan kuguncang dunia”

- Soekarno

Setiap tanggal 28 Oktober kita bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Sumpah Pemuda. Bicara soal Sumpah Pemuda, sudah sejauh apa sih peran para pemuda Indonesia saat ini. Banyak stereotip yang beranggapan justru anak muda sekarang hobinya dugem dan segala macam hal yang sangat kekinian dan gak peduli lagi dengan bangsa, apalagi politik.

Jokowi menjawab pertanyaan sebagian besar orang terkait hal tersebut. Dalam kabinetnya, Jokowi menempatkan beberapa wajah milenial untuk bergelut dengan birokrasi tanah air dan diharapkan bisa membawa perubahan yang bisa lebih baik lagi.

Kita semua tahu, kalau birokrasi yang ada rata-rata diisi oleh generasi kolonial. Tentu saja ini adalah generasi yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman. Padahal negara lain sudah berbenah, kita pun makin tertinggal.

Hadirnya beberapa wajah milenial di penyusunan Kabinet Indonesia Maju tentu saja menjadi sebuah terobosan baru untuk mendobrak kemapanan birokrasi baby boomer Indonesia selama ini. Sedikit kecewa walaupun pada ujungnya ini adalah momen bagi-bagi kue Jokowi terhadap para partai pendukungnya. Akan tetapi, kita juga patut memberikan apresiasi kepada beliau yang berani membuat sebuah dobrakan.

Berikut ini adalah beberapa wajah milenial yang menghiasi pemerintahan Jokowi-Maruf Amin periode 2019-2024.

Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim

Namanya sudah tak asing lagi ditelinga kita. Siapa lagi kalau bukan penemu aplikasi ojek online Gojek. Mantan bos Gojek ini terpilih sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Nadiem jadi salah satu anak muda dalam kabinet Jokowi.

Nadiem pun berpesan kepada para generasi muda untuk melihat dirinya atau belajar darinya. Apabila dia sebagai pemuda bisa menjadi seorang menteri, maka begitu pun bagi pemuda lain. Namun, dirinya mengakui banyak kendala hingga ia duduk di kursi menteri, termasuk kendala dalam hal birokrasi.

"Esensi dari pidato saya adalah lihat lah saya ternyata bisa loh anak muda di sini dan walaupun berapa sulitnya kadang-kadang birokrasi, betapa banyaknya tantangan dan tanggung jawab begitu besar, tetap saja melangkah ke depan," katanya.

Meskipun menemui kegagalan, kata Nadiem Makarim, pemuda harus tetap melangkah. Menurut dia, kegagalan hanya terjadi ketika tidak mau mencoba.

Jerry Sambuaga

Jerry Sambuaga

Jerry Sambuaga terpilih sebagai Wakil Menteri Perdagangan di usianya yang masih 34 tahun. Jerry lahir di Jakarta, 2 Juli 1985. Ia merupakan politisi dari Partai Golkar. Pada 2016, anggota Komisi I Dewan Perwkailan Rakyat Indonesia periode 2014-2019 ini menjadi Doktor Ilmu Politik termuda dari Universitas Indonesia.

Jerry juga berprofesi sebagai dosen di beberapa universitas yang ada di Jabodetabek. Ayahnya, Theo Sambuaga, merupakan politisi senior dari Partai Golkar. Pada Pemilihan Legislatif 2019, Jerry mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Partai Golkar Dapil Sulawesi Utara dengan nomor urut 1.

Angela Hary Tanoesodibjo

Angela Tanosoedibjo

Terpilihnya Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di kabinet Jokowi sebenarnya bukanlah hal yang baru. Namun yang mengejutkan adalah saat Jokowi mengumumkan siapa yang terpilih menjadi wakilnya.

Dia adalah Angela Tanosoedibjo yang diangkat jadi Wakil Menteri Parwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenpar dan Ekraf). Seperti diketahui, wanita berusia 32 tahun ini adalah seorang politisi Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Angela juga merupakan anak sulung pasangan Hary Tanoesoedibjo dan Liliana Tanaja Soedibjo yang berhasil menyelesaikan studi S2 di University of New South Wales.

Sebelumnya, ia menempuh jenjang S1 di University of Technology Sydney, Australia, untuk program Arts in Communications. Sebelum terpilih sebagai Wamenpar dan Ekraf, Angela Tanoedibjo sempat mendaftar sebagai calon anggota legislatif dari Dapil I Jawa Timur dalam Pemilu 2019.

Kira-kira mereka bisa kerja gak nih menurut kalian?
Bisa
Gak bisa
35 votes

Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation