Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#sosial

Penusukan Wiranto Pakai Senjata Ninja dan Analisis Netizen Ala Detektif Conan

10 hari jelang Jokowi dilantik, Menkopolhukam Wiranto ditusuk. Seperti biasa langsung beredar spekulasi dan analisis dadakan netizen.

Irvan  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Bagaikan petir disiang bolong, tiba-tiba saja sebuah video beredar di akun media sosial twitter @katakitatweet. Dengan penjelasan video berjudul "Detik2 Menkopolhukam kena tusuk gunting. Berita di @Metro_TV Wiranto tertusuk dan dilarikan dan dirawat di RSUD Gawat Darurat Pandeglang."

Selain itu ada juga akun bernama @tubirfess yang mengunggah detik-detik serangan tersebut dengan caption, "Pak Wiranto Menkopolhukan barusan ditusuk piso di pandeglang. Kok serem ya. Tapi amatiran banget ini orang. 2beer!"

Sebelum masuk lebih dalam bagaimana bisa seorang menteri lolos dari pengawalan dan bisa kena tusuk, mari luruskan dulu sebenarnya senjata apa yang digunakan oleh pelaku sih?

Di postingan awal disebutkan gunting, di postingan netizen kedua disebutkan pisau. Itulah sebabnya kenapa kita harus berhati-hati dalam main media sosial, apalagi menyebarkan sebuah berita. Harus dicek dulu kebenaran dan valid datanya.

Setelah simpang siur soal senjata yang digunakan oleh pelaku, akhirnya Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi membenarkan jika pisau belati yang dipakai untuk menusuk Wiranto dan membuat tiga orang lainnya terluka sebenarnya mirip Kunai atau pisau lempar yang biasa digunakan oleh Ninja.

"Bentuknya seperti pisau, ada bulatan di ujungnya. Kunai," ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, ditemui di Mapolsek Menes, Kamis (10/10/2019).

Senjata ninja Kunai

Kunai biasa digunakan sebagai senjata lempar. Bila digunakan sebagai senjata lempar, otomatis lubang gagang kunai akan diberi kuncir supaya lemparannya lebih stabil.

Seperti yang diungkapkan buku 'Battle for Power' karya Kazuo Koike. Kunai sudah digunakan sejak era Tensho abad ke-11 Masehi. Kunai biasa digunakan ninja yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kebun tanpa dicurigai siapapun karena kunai pada awalnya memang perkakas berkebun.

Kronologi Penusukan

Saat itu, Wiranto bersama rombongan usai berkunjung ke Pondok Pesantren Mathla'ul Anwar, Labuan, Banten hendak meninggalkan lokasi menuju Jakarta, Kamis (10/10/2019) pukul 11.55 WIB. Penusukan terjadi tepat tak lama setelah Wiranto baru keluar dari mobil.

Secepat kilat ia diterjang seseorang berpakaian hitam dari arah kiri dengan senjata jarak dekat, kunai. Beberapa orang di sekelilingnya berusaha menghalangi, tapi gagal. Wiranto pun sempat terdesak hingga tersungkur sambil memegang perut.

Pelaku bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Polisi langsung menangkapnya bersama sang istri, Fitri Andriana. Dedi mengatakan pelaku termasuk dalam kelompok JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Bekasi yang dipimpin Abu Zee.

Abu Zee pulalah yang menikahkan keduanya. Abu Zee ditangkap 23 September lalu bersama delapan pelaku dugaan terorisme lainnya.

JAD atau Jamaah Ansharut Daulah adalah kelompok ekstremis yang terkait dengan penyerangan gereja di Surabaya pada 2018 lalu.

Netizen nyinyir dan "detektif dadakan"

Yang mengherankan, saat kabar Wiranto ditusuk, ada yang malah nyinyir. Perang media sosial pun langsung terjadi.

Salah satunya dipicu netizen yang malah tertawa saat mendengar seorang menteri ditusuk. Tetapi, ada juga netizen yang sedih melihat kelakuan netizen lainnya yang justru tertawa mendengar kabar penusukan tersebut.

Ada juga netizen yang merespon peristiwa itu dengan analisis dadakan meniru gaya-gaya Detektif Conan. Dalam akun Twitter bernama @alhakim1453 diperlihatkan jika kedua pelaku tersebut sedang dalam keadaan tidak dijaga sama sekali. Dengan caption Rolling Action, berikut unggahan fotonya.

Screenshoot dan analisa netizen yang mendadak jadi detektif conan

Akun bernama @astaga_kaget malah berburuk sangka dan mengambil asumsi sendiri terhadap kejadian penusukan tersebut.

Namun, yang paling mendapat sorotan karena komentar yang dianggap nyinyir adalah status Twitter Hanum Rais sebagai berikut: 

"Settingan agar dana deradikalisasi terus mengucur.

Dia caper. Karena tidak bakal dipakai lagi.

Play victim, mudah dibaca sebagai plot.

Di atas berbagai opini yang beredar terkait berita hits siang ini. Tidak banyak yang benar-benar serius menanggapi. Mungkin karena terlalu banyak hoaks framing yang selama ini terjadi."

Status tersebut memang sudah dihapus (Hanum Rais menyebut tak sengaja terhapus), namun telah menimbulkan reaksi keras karena dianggap tidak berperasaan. 

Lantas kenapa bisa sampai tertusuk, padahal pengamanan harusnya ketat?

Menurut Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan mereka tidak kecolongan. Dia menambahkan kalau ada pengawalan dekat dengan Wiranto yang gerak-geriknya sesuai standar. Tapi faktanya, Wiranto terluka. Pengamanan terhadapnya juga tidak bisa disebut bobol.

Namun menurut anggota DPR RI dari Fraksi Gerindar yaitu Sodik Mujahid, kejadian ini seharusnya tidak bisa terjadi dan bisa dicegah. Semuanya jika operasi intelijen dilaksanakan dengan baik. Sementara bekas Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksda Purnawirawan Soleman B. Ponto mengatakan kesalahan juga ada di pihak aparat lapangan.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan sendiri mengatakan gerak-gerik pelaku penusukan terhadap Wiranto sebenarnya sudah terpantau. Ia mengatakan, pelaku dalam tiga bulan terakhir pindah dari Kediri ke Bogor, kemudian dari Bogor ke Menes (Banten).

Presiden Joko Widodo usai menjenguk Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) pun meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas dan mengajak masyarakat terus memberantas terorisme dan radikalisme.

Dukung aparat untuk mengungkap kejadian ini hingga tuntas dan kejadian seperti penusukan terhadap Wiranto jangan sampai terulang lagi. 

Tonton juga:

Pemerintah berencana membentuk tim hukum nasional untuk merespons tindakan, ucapan, maupun pemikiran tokoh yang mengarah ke perbuatan melawan hukum.

Menurut kamu penusukan Wiranto benar dilakukan oleh jaringan teroris apa bukan?
Teroris
Bukan
361 votes

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation