Viral, Melanie Subono Kritik Artis Pamer Ikutan #JusticeForAudrey | OPINI.id
Viral, Melanie Subono Kritik Artis Pamer Ikutan #JusticeForAudrey

#JusticeForAudrey viral di twitter dan bahkan jadi trending topik nomor satu di Indonesia. Dia adalah seorang gadis berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku SMP yang jadi korban pengeroyokan yang dilakukan 12 siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat pada Jumat 29 Maret 2019.

AU dipukul, ditendang, dan kepalanya dibenturkan ke aspal. Alasan pengeroyokan ini terbilang sepele, yaitu dikarenakan persoalan asmara dan buntut dari saling berbalasa pantun di media sosial. Hal ini pun bukan antara pelaku dan korban lantaran AU sama sekali tidak mengenal mereka.

Aneh bukan? Ya, justru para pelaku ini sesungguhnya menyasar kakak sepupu AU yang merupakan bekas pacar salah satu dari mereka. Dikarenakan jadi sorotan se-Indonesia bahkan dunia, akhirnya banyak artis Ibukota yang ikutan peduli dengan AU ini.

Kejadian ini mengundang protes dari Melanie Subono yang merupakan seorang musisi dan aktivisi sosial. Kenapa dikritik sih? Alasannya dikarenakan, Melanie menganggap jika kasus AU ini dijadikan ajang aksi pamer oleh sejumlah selebritis Indonesia.

Dengan tameng atau kedok menunjukkan kepedulian dan menunggahnya di media sosial. Melanie gak mau AU jadi tontonan tetangga.”Karen ague gak mau AU jadi tontonan tetangga, bahan video call artis dengan akun dibuka, bahan konten artis geledek yang lagi on the way ke sana,” tegas di IG miliknya.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

🙏Walau keluarga Audrey banyak yg dalam ruangan video in aku dan live ig nya keluarga audrey tersebar dan photonya diizinkan mamah audrey dan kemauan audreynya... tapi aku tetep Post ulang yaa 🙏💯 Semangat Sembuh Adikku Syg ❤️😭 ❤️Pas Dateng ngelihat senyum gembiranya dengan mata yang berkaca kaca Adek Audrey bilang ASHIAAAAPPP 😭❤️ Dari cerita lagu aku, ngomongin dia suka nonton Video2 aku.. dan yg bikin senyum pecah Yg tadinya gamau makan Mau disuapin ❤️gakuat senangnya ga sia sia Batalin semua Acara untuk Ketemu Adek Audrey yg kita Cintai ini ❤️ Hal pertama yang diminta Audrey Minta follback dan tag ig aku mau ketawa tpi gimana gitu... pas aku masih berkaca kaca 😭.... dan aku seneng banget Hadiah aku juga di peluk2 walau dia ga minta 🌹Di Akhir sebelum aku pulang Dia bilang Dia Semanagt sembuh Asalkan Aku Janji Kalau dia sembuh bakal diajak ke jkt ke rumah aku dan Dia Minta Diundang ke Acara aku dan Pengen Nge Youtube. Seperti Abang bilang kmaren janji dateng karna gakuat Video Call sama dia. Sekarang Aku janji tepatin kalau Kamu Sembuh ❤️ yang penting kamu sehat Sayang ❤️ Semoga kedatangan aku bisa bikin kamu semangat ya 🌹 *🌹❤️ Aku bukan orang baik! Tapi aku akan selalu berusaha Bermanfaat dan memberi senyuman ke orang lain ❤️ -AH- #IndonesiaBersamaKamu #AkuBerdiriUntukKamu #ATEAMJagaKamu #justiceforaudrey

Sebuah kiriman dibagikan oleh Atta Halilintar (@attahalilintar) pada

Pasti penasaran kan siapa saja  artis yang ikutan dalam aksi kampanye ini. Salah satunya adalah Ifan Seventeen, dirinya menengok korban di rumah sakit dan mengunggah video-video itu di media sosialnya.

Ditambah lagi mantan youtuber yang katanya gamer sejati dan ganteng yaitu Reza Arap yang melakukan video call dengan AU dan juga diposting di media sosial. Ada lagi nih yaitu Atta Halilintar, dirinya mengunggah fotonya saat mencium kening AU di akun Instagramya. Bahkan, foto saat ia dikerubuti penggemar pun dipamerkannya di media sosial.

 

Inilah yang bikin Melanie Subono bersuara. Aksi ini selamanya berdampak bagi korban. Soalnya, sebagai aktivisi, Melanie kerap melihat korban yang akhirnya bertransformasi jadi pelaku saat kasusnya terus dibesar-besarkan.

“Tidak posting poster yang sama bukan berarti tidak mengawal kasus. Pernah dibayangkan rasanya jadi AU yang jadi tontonan sekarang ini?” Tambahnya.

Bahkan dirinya beranggapan kalau pelaku dan korban sama-sama di bawah umur. Hal yang harus dilakukan oleh orang tua pelaku adalah mengambil ponsel anak-anaknya, diberikan sanksi sekolah, sampai membina pelaku di dalam rumah. Ditambah lagi memberikan konseling dan mengganti biaya pengobatan medis dan psikologis korban sembari proses hukum berjalan.

Soalnya tidak ada gunanya menghibur, video call atau apapun tapi secara terus menerus menyebutkan namanya di akun Instagram. “Gak ada gunanya kita berusaha menghibur, atau video call atau apapun, tapi kita terus sebut namanya di akun Instagram. Kita hidup di negara yang sangat kepo, mereka akan cari tahu, kalau pergi di depan rumah AU dan memvideokan seperti apa AU. Bayangkan seperti apa rasanya jadi AU?” Ujarnya.

Bukanlah hal yang baru sebenarnya di Indonesia jika terjadi kasus semacam ini. Banyak orang-orang yang niatnya membantu tetapi tanpa disadari justru menjadikan korban sebagai bahan tontonan ataupun alat untuk menaikkan jumlah penggemar alias followers pribadinya. Seperti kejadian beberapa waktu lalu saat ada sebuah aksi bunuh diri, orang-orang hanya memvideokannya.

Kamu setuju gak sama Melanie Subono?
Setuju banget
Tidak setuju
435 votes

Komentar

Fresh