8 Kejadian Unik saat UNBK | OPINI.id
8 Kejadian Unik saat UNBK

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat telah memasuki hari terakhir, Senin (8/4/2019).

Berbagai persiapan sudah dilakukan masing-masing sekolah di berbagai daerah. Namun tetap saja ada hal yang tidak diinginkan yang terjadi. Termasuk kejadian unik selama UNBK berlangsung.

1. Nginep demi UNBK

Jarak tempuh dari rumah ke lokasi ujian yang sangat jauh membuat 23 siswa SMA di Ciamis, Jawa Barat terpaksa menginap di ruang kelas. Hal ini dilakukan demi menghadapi UNBK, Senin (01/04/19).

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

#OpiniInspiratif Demi ikuti UNBK 23 siswa Ciamis rela nginep di sekolah. Selain karena jarak yang jauh dari rumah, ongkos yang mahal juga jadi alasan.

A post shared by OPINI.id (@opiniid) on

Ada tiga sekolah yang sama melaksanakan UNBK, yakni SMA Informatika sebagai sekolah induk, dan SMA Riyadul Hidayah Al Munawaroh, serta SMA Terpadu Cikanyere. Ujian siswa tiga sekolah itu digelar di SMK Informatika. Untungnya pihak sekolah juga telah menyediakan beberapa ruang kelas untuk digunakan menginap siswa dua SMA selama mengikuti UNBK.

2. Ujian pakai kertas dan pensil

SMKN 2 Kepulauan Mentawai yang berlokasi Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat mereka melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer menggunakan kertas dan pensil.

ANTARA FOTO/  Jojon/ Ilustrasi

Kepala SMKN 2 Mentawai, Amati Telaumbanua mengatakan, mereka hanya dapat melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP). Meski sudah direncanakan Ujian Nasional dengan komputer dan menyiapkan 30 unit komputer namun ujian tetap dilakukan dengan kertas dan pensil. Selain komputer, UNBK memang tak hanya membutuhkan komputer tetapi juga butuh internet.

3. Dijemput guru karena alarm mati

Pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer, Senin (01/04/19) pelajar SMAN 2 Medan dijemput guru dari rumahnya. Ia dijemput karena mendekati waktu ujian tak juga terlihat padahal ujian akan segera dimulai.

Atas dasar kepedulian, Kepala Sekolah SMAN 2 Medan Buang Agus merasa prihatin dan kemudian memerintahkan guru agar segera mengetahui apa yang terjadi terhadap siswinya itu. Ternyata siswi tersebut terlambat UNBK, ketiduran karena alarm di rumahnya mati.

4. Pakai kacamata hitam saat UNBK

Ada kejadian viral seorang siswi yang mengerjakan Ujian Nasional Berbasis Komputer dengan menggunakan kacamata hitam. Kejadian ini terjadi Senin (01/04/19) di sebuah SMA kawasan Tangerang, Banten.

Setelah ditelusuri, ia merasa silau karena layar komputer tidak dapat diatur tingkat keterangannya pada saat ujian simulasi. Atas saran dari gurunya, ia membawa kacamata hitam saat UNBK berlangsung.

5. Ujian ulang karena komputer diserang virus

Ujian di SMA Muhammadiyah 2 Semarang, Jawa Tengah terpaksa diulang. Hal ini terjadi karena sistem komputer yang digunakan siswa di sekolah tersebut terkena virus pada hari pertama, Senin (01/04/19) pelaksanaan UNBK. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo membenarkan kendala yang terjadi tersebut.

ANTARA FOTO/ Syaiful Arif/ Ilustrasi

Ganjar memastikan jika pelaksanaan UNBK hari kedua berjalan lancar dan tidak ada gangguan teknis maupun non teknis. Pada pelaksanaan UNBK hari kedua, Ganjar pun menyempatkan berkunjung ke empat sekolah di Kota Semarang, yakni SMA Kesatrian, SMAN 5, SMAN 1, dan SMA Kolese Loyola.

6. Ikut UNBK pakai infus dan kursi roda

Di SMA Negeri I Luwu, Sulawesi Selatan, ada dua siswa peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer. Mereka adalah Raitul Fahri dan Riyanti Nasrum yang harus mengikuti UNBK dengan kondisi sakit, Selasa (02/04/19).

Sebelum UNBK digelar, Raitul mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga terpaksa mengikuti ujian dengan kondisi muka bagian kiri terbalut perban dan tangan kanan terpasang infus. Ia tetap semangat mengikuti UNBK karena menganggap sakitnya tidak mengganggu ujian.

Sementara Riyanti harus menggunakan mengerjakan ujian dengan menggunakan kursi roda. Riyanti harus diawasi dan dipantau sebab kondisinya lemas. Berbeda dengan Riatul, sakit yang dialami Riyanti membuat dirinya berhenti menyelesaikan soal ujian. Bahkan Riyanti terlihat digotong oleh keluarga ke mobil untuk menjalani istirahat. Namun ia tetap diperbolehkan untuk mengikuti ujian susulan pada 15-16 April mendatang.

7. Peserta UNBK minta izin pulang untuk melahirkan

Salah satu siswi peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Swasta Nesi Neonmat, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa tidak bisa melanjutkan proses ujian. Ia meminta izin pulang untuk melahirkan bayi yang sedang dikandungnya pada Rabu (03/04/19).

ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho/ Ilustrasi

Meski sedang mengandung, pihak sekolah tetap memberikan kesempatan bagi siswi tersebut untuk mengikuti UNBK utama agar bisa mengikuti ujian susulan yang diselenggarakan secara nasional mulai 15-16 April mendatang.

Di SMA Swasta Nesi Neonmat ini juga ada satu siswa lain yang sedang tersangkut kasus hukum dan tetap mendapat kesempatan yang sama untuk mengikuti ujian susulan.

8. Ratusan siswa SMA batal ikut UNBK

Sebanyak 498 siswa di Sulawesi Selatan batal ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer hingga hari ketiga pelaksanaan ujian tersebut, Kamis (04/04/19).

Dua faktor yang menyebabkan ratusan siswa SMA di Sulawesi Selatan ini batal yaitu, pertama berhalangan karena sakit dan karena adanya gangguan teknis di internal satuan pendidikan sekolah. Beberapa daerah tersebut seperti daerah Limbung di Kabupaten Gowa dan Rampi di Kabupaten Luwu Utara dan beberapa pulau di Kepulauan Selayar.

Ada yang tahu kejadian unik lainnya? Bagikan di kolom komentar ya.

Komentar (1)

Fresh