Fakta Kematian Hiu Secara Mendadak di Kolam Penangkaran | OPINI.id
Fakta Kematian Hiu Secara Mendadak di Kolam Penangkaran

Kabar heboh menyeruak tentang kematian ratusan ikan ekor hiu di penangkaran ikan di Menjangan Besar, Karimunjawa. Cun Ming, sang pemilik penangkaran, melaporkan ada ratusan hiu miliknya mendadak mati. Belum diketahui penyebab kematian hiu-hiu tersebut.

Cun Ming atau Minarto sudah lebih dari 50 tahun menjaga ekosistem di Karimunjawa. Hidupnya dicurahkan untuk merawat ikan hiu dan ditangkarkan di Pulau Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa.

Penangkaran milik Cun Ming sempat kerap disambangi wisatawan. Mereka menyelam atau berendam kemudian berfoto di dalam kolam penangkaran bersama hiu-hiu.

Melalui Antaranews, Cun Ming bercerita bahwa penangkaran Hiu ini didirikan pada tahun 2002, diawali dengan hanya tiga ekor hiu kemudian berkembang biak menjadi lebih dari seratus sekarang. Hiu tidak terus menerus dipelihara. Hiu-hiu yang telah dewasa dilepas ke alam bebas.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

#OpiniSemesta Miris, 120 ekor hiu di penangkaran Pulau Manjangan Besar, Karimunjawa, mati. Pemilik penangkaran Cun Ming mengatakan, penjaga kolam temukan hiu-hiu itu mengambang . . . . . . #infokarimun #karimunjawa #kabarindonesia #explorekarimun #hiu #wowfakta #instanews #instavideo

A post shared by OPINI.id (@opiniid) on

Banyak netizen yang menyesalkan belum kesampaian berfoto dan menyambangi penangkaran. Walaupun sebenarnya penangkaran ini sudah ditutup untuk aktivitas wisata sejak Juni 2018.

Surat Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNKj) Nomor S.182/T.34/TU/GKM/6/2018 memerintahkan penutupan kegiatan wisata di lokasi ini. Pasalnya, pernah ada korban wisatawan yang digigit hiu jinak di kawasan ini.

Jadi jangan berharap untuk berswafoto di penangkaran ini lagi, karena memang sudah ditutup untuk kegiatan wisata.

Hiu-hiu di kolam penangkaran Cun Ming adalah hiu karang hitam Carcharhinus melanopterus dan hiu karang putih Triaenodon obesus. Jangan memikirkan hiu-hiu yang besar dan galak seperti di film Jaws.

Hiu-hiu di penangkaran sudah dilepas ketika beranjak dewasa. Jadi tubuh mereka tidak sebesar yang ada di film Jaws.

Menurut Siaran Pers Balai Taman Nasional Karimunjawa, kedua jenis hiu ini bukan termasuk jenis hiu yang dilindungi. Menurut web iucnredlist, hiu karang hitam dan putih masuk kategori NT (Near Threatened) dan mengalami tren populasi menyusut.

Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab matinya hiu. Melalui Siaran Pers, Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNKj), mengungkapkan bahwa tidak hanya hiu yang mati mendadak tapi ada juga hewan seperti badong, kerapu dan jenis-jenis lain yang memang hidup dalam satu kolam dengan hiu yang ikut mati.

Jumlah hiu mati tidak sampai seratus. Setelah BTNKj melakukan klarifikasi kepada penjaga kolam, jumlah hiu yang mati di kolam keramba sebanyak 40 – 45 ekor dan dua ekor masih bisa diselamatkan dengan cara memindahkan ke keramba lainnya.

Laporan sudah diteruskan oleh Cun Ming ke pihak polisi dan sampel sudah diambil untuk diteliti penyebab kematian. Semoga diketahui penyebabnya dan kegiatan penangkaran hiu tidak terhenti.

Hiu ini ditangkarkan untuk dikembangbiakkan dan dilepaskan ke alam bebas, masih minat sefie dengan mereka?
Tidak
Masih
314 votes

Komentar (1)

Fresh