Akibat Serangan Teroris, Main Game PUBG Haram? | OPINI.id
Akibat Serangan Teroris, Main Game PUBG Haram?

Tragedi Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre di Christchurch, Selandia Baru, pada pukul 13.40 tanggal 15 Maret 2019 NZDT. Sedikitnya 50 orang tewas dan 20 lainnya terluka akibat serangan terorisme ini jadi perhatian dunia.

Bahkan banyak yang merespons jika teror tersebut disebabkan oleh gim PUBG. Waduh kok dikaitkan sama game idola sih?

Berangkat dari sinilah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kemungkinan akan mengeluarkan fatwa haram pada game PUBG.

Menurut Ketua MUI Jabar, Rahnat Safe'i. Pihaknya akan mengedukasi untuk melarang masyarakat berperan dalam aksi teror.

Salah satunya adalah dengan mempertimbangkan fatwa haram untuk game PUBG.

MUI pun masih melakukan pengkajian tentang seberapa besar pengaruh negatif yang bisa diberikan oleh game PUBG tersebut.

Namun sekali lagi, persoalan haram bermain PUBG ini masih dikaji lagi guys. Soalnya harus dimusyawarahkan lagi. Bicara soal PUBG.

Game ini sebenarnya sudah dilarang terlebih dahulu di India. Pemerintah India sudah terlebih dahulu mengeluarkan perintah untuk melarang masyarakatnya bermain PUBG.

Di negara tersebut, PUBG dianggap sumber dari beragam masalah sosial seperti kekerasan rumah tangga hingga penurunan akademis pelajar.

Nah kamu sendiri setuju gak kalau main PUBG itu haram?
Tidak setuju
Setuju
414 votes

Komentar (18)

Fresh