Kisah Bocah 6 SD Rawat Ayah Penyintas Kanker | OPINI.id
Kisah Bocah 6 SD Rawat Ayah Penyintas Kanker

Yuda tak henti menyeka air mata yang membasahi pipinya. Seorang diri berjuang merawat sang ayah yang menderita tumor otak dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. Kisah perjuangan bocah kelas 6 SD ini menjadi viral di media sosial.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

#OpiniKisah Yuda tak henti menyeka air mata yang membasahi pipinya. Seorang diri berjuang merawat sang ayah yang menderita tumor otak dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. Klik link bio untuk info lengkapnya . . . . . . #instanews #kabarindonesia #instavideo #inspiratif #wowfakta #postoftheday #bandung #infobandung #explorebandung

A post shared by OPINI.id (@opiniid) on

Sudah tiga bulan ia tidak masuk sekolah. Ia korbankan waktu dan tenaga untuk menjaga ayah di rumah sakit. Diketahui, ibu Yuda pergi meninggalkan Yuda dan keluarga karena bekerja di luar negeri namun tak kunjung kembali.  Yuda juga masih memiliki adik yang berusia dibawah tiga tahun.

Kisah perjuangan Yuda kemudian mendapat perhatian dari pengguna media sosial, lewat sebuah akun Twitter, netizen meminta bantuan kepada warganet lainnya. Unggahan pada 8 Maret 2019 tersebut kini mendapat 50 ribu retweets dan 21 ribu likes.

Akun Twitter tersebut membagikan kisah Yuda dan meminta donasi dari masyarakat untuk membantu bocah kurang beruntung ini. Relawan tersebut memberikan dua alamat rekening untuk menyalurkan donasi dari masyarakat.

Kisah Yuda menunjukkan kepada kita bahwa masih banyak orang-orang kurang beruntung di luar sana yang membutuhkan bantuan dan perhatian dari kita. Perjuangan dan pengorbanan Yuda untuk merawat sang ayah tentu bisa menjadi pelajaran bagi kita yang kadang kurang bersyukur  atas masa kecil kita. Yuda rela mengorbankan masa kecilnya dalam tiga bulan ini untuk menjadi satu-satunya yang menjaga sang ayah di rumah sakit.

Komentar

Fresh