Sudahi Politisasi Kematian KPPS | OPINI.id
(Audio On)
Next Podcast

Sudahi Politisasi Kematian KPPS

Kementerian Kesehatan temukan penyebab kematian Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) lewat rekam medis. Penyelidikan ini dilakukan di 4 provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara dan Kepulauan Riau. Hasilnya ada 13 penyakit yang diidap KPPS menjadi landasan kuat penyebab kematian.

13 penyakit tersebut adalah 3 penyakit ini adalah infarct myocard (serangan jantung), gagal jantung, koma hepatikum, stroke, respiratory failure (gagal napas), hipertensi emergency, meningitis, sepsis (komplikasi infeksi), asma, diabetes melitus, gagal ginjal, TBC, dan kegagalan multi-organ.

Penyakit-penyakit ini bukan faktor utama, pemicu kematian digabungkan dengan faktor kelelahan akut yang diderita oleh KPPS. KPPS telah melaksanakan tugas selama hampir 24 jam lebih. Kondisi gabungan inilah yang diduga kuat menjadi faktor kematian KPPS.

Namun, isu kematian KPPS terus dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu menjadi simpang siur. Ada yang berspekulasi bahwa KPPS meninggal karena diracun. Muncul dorongan kepada KPU untuk melakukan autopsi karena dugaan tersebut.

Titi Anggraini peneilit dari Perludem mengatakan isu simpang siur ini karena KPU kurang menjelaskan masalah akar rumput kematian petugas demokrasi ini. Sehingga, banyak dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

KPU sendiri menyangkal bahwa mereka bukan tidak peduli terhadap para korban. Mereka sudah santuni keluarga korban sebesar Rp 36 juta sebagai bentuk kompensasi. KPU sedang mengejar target rekapitulasi suara yang segera akan diumumkan.

Komentar (2)