Rayuan Pulau Reklamasi | Opini.id
Next Video

Rayuan Pulau Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah bila Pemprov DKI secara diam-diam menertibkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kawasan reklamasi Pulau C dan D atau Pulau Kita dan Maju.

Orang nomor satu Jakarta itu mengklaim, pemberian IMB pembangunan Reklamasi Pulau C dan D sudah sesuai dengan prosedur. Menurut dia, setiap proses pengajuan IMB untuk semua pembangunan memang tidak diumumkan.

"Kalau anda mengajukan permohonan IMB ya akan diproses dan bila permohonannya sesuai dengan ketentuan yang ada maka diterbitkan IMB. Nama andapun tidak kemudian diumumkan," kata Anies di Jakarta, Kamis (13/6).

Anies memiliki alasan jika Pemprov DKI memberikan IMB pada reklamasi pulau C dan D. Padahal dalam kampanye Pilkada DKI 2017 lalu dirinya berjanji akan menghentikan pulau reklamasi teluk Jakarta.

Bangunan di Pulau C dan D
Bangunan di Pulau C dan D kini sudah memiliki IMB yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: antaranews)
Menurut Anies, ada sekitar seribu unit rumah yang telah berdiri di pulau C dan D tanpa IMB. Rumah itu dibangug pada periode 2015-2017, sebelum dirinya bertugas di DKI.

"Jadi masalah yang kami temui dan harus diselesaikan, ada Pergub 206/2016 tentang Panduan Rancangan Kota (PRK) PRK," tutur Anies.

Pergub 206/2016 ini yang menjadi landasan hukum bagi pengembang untuk membangun. Jadi, kata dia, Jika pihaknya mencabut Pergub itu, agar bangunan kehilangan dasar hukumnya dan membongkarnya, maka yang hilang bukan saja bangunannya tapi kepastian atas hukum akan hilang.

Komentar
Fresh