Penenggelaman Kapal Gak Efektif? | Opini.id
Next Video

Penenggelaman Kapal Gak Efektif?

Selama rentang tahun 2014 hingga 2019 Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah tenggelamkan 503 kapal pencuri. Kapal-kapal tersebut hasil dari tangkapan yang dilakukan oleh tim patroli maritim. Kata Susi Pudjiastuti langkah ini adalah jalan keluar untuk menghentikan ilegal fishing dan menambah nilai ekspor ikan Indonesia.

Kebijakan 'ngeri' Susi ini dikritik oleh Direktur National Maritime Institute Siswanto Rusdi. Ia bilang aksi kebumikan kapal dari Susi dinilai gak efektif karena gak pengaruhi industri ikan secara keseluruhan. Kebijakan terlalu fokus pada efek jera pencurian ikan, bukan memajukan industri perikanan.

Siswanto tunjukkan data yang dikelurkan oleh KKP. Dari tahun 2014 ekspor ikan terus turun dan impor justru naik. Dari data ini Siswanto melihat kebijakan penenggelaman kapal kurang efektif jika meningkatkan ekspor ikan.

Siswanto memberi masukan langkah yang lebih tepat yang bisa dilakukan oleh KKP. Kapal pencuri ikan yang tertangkap bisa diberikan denda sangat tinggi. Dari hasil denda bisa dialokasikan ke pemberdayaan nelayan lokal mulai dari peralatan hingga pelatihan teknologi. Agar tangkap nelayan lokal bisa maksimal.

Sempat ada wacana kebijakan penenggelaman kapal diganti dengan pelelangan. Kapal-kapal pencuri dilelang dan hasil lelang tersebut untuk pengembangan nelayan lokal.

Namun, Susi tetap percaya dengan aksi 'saya tenggelamkan' ini bisa memberikan efek jera.

Komentar (2)
Fresh