KPU Harus Profesional | Opini.id
Next Video

KPU Harus Profesional

Pemilu presiden dan wapres lebih seru dibandingkan legislatif. Sejak quick count dirilis, semua riuh. Dari masyarakat hingga simpatisan pendukung. Yang menang, senang dengan perolehan suara. Bangga menjadi pemenang. Yang kalah (versi hitung cepat) meradang. Menuduh penyelenggara pemilu bertindak curang.

Semua ini adalah pangkal dari kerja KPU yang tidak profesional. Begitu banyak pihak mengkritik hal tersebut. Termasuk mantan Ketua ...., Mahfud MD. Menurutnya, KPU harus bekerja lebih serius. Jangan lagi ada kesalahan input data, apalagi sampai 9 daerah. Atau input suara baru mencapai 5%, padahal sudah memakan waktu kerja 3 hari.

"Keadaan spt ini menimbulkan bnyk spekulasi negatif dan semakin memperpanas suasana. Ada yg curiga, KPU kesusupan orang IT yg tidak netral. KPU hrs memastikan bhw awak IT-nya benar2 profesional dan netral. Bawaslu dan civil society hrs diberi akses yg luas utk langsung mengawasi," kata Mahfud.

Komentar
Fresh