Difabel dan Tokoh Adat Harus Nyaleg | Opini.id
Next Video

Difabel dan Tokoh Adat Harus Nyaleg

Allan Zefo Umboh adalah salah satu caleg penyandang disabilitas Daerah Pemilihan Sulawesi Utara. Allan memilih Partai Solidaritas Indonesia sebagai kapalnya untuk merebut kursi DPR RI. Allan sendiri punya tujuan untuk memaksimalkan hak-hak masyarakat disabilitas. Karena buatnya UU Penyandang Disabilitas yang sudah diresmikan pemerintah belum cukup mengakomodasi difabel. 

Rukmini Paata juga caleg lain yang berasal dari masyarakat minoritas. Ia adalah masyarakat adat Ngata Toro dari Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Aktivis masyarakat adat ini merasa jengah dengan perilaku diskriminatif terhadap orang asli nusantara ini. Contoh kasus yang sering terjadi adalah saat banyak masyarakat adat yang mencari kebutuhan di hutan dikriminalisasi karena dianggap mengeksploitasi hutan tersebut. Menurutnya ini karena pemerintah belum peduli terhadap masyarakat adat. Ia ingin maju ke DPR RI lewat PKB di Dapil Sulawesi Tengah.

Allan dan Rukmini adalah contoh kaum minoritas yang ingin perjuangkan hak-haknya lewat legislatif. Tercatat ada 40 penyandang disabilitas di seluruh Indonesia dan 157 perwakilan masyarakat adat nyaleg. 

Perludem mengatakan difabel dan masyarakat adat bisa jadi pilihan alternatif masyarakat dalam Pemilu 2019. Ditengah polarisasi politik yang merujuk Jokowi-Prabowo masih ada anggota dewan yang mewakili masyarakat. Mereka sangat cocok menjadi pilihan masyarakat yang bingung terhadap dunia politik yang makin sengit. Harapannya mereka bisa membawa suara minoritas ke arah yang lebih baik lewat anggota dewan. 

 

 

Komentar
Fresh