Polemik Kartu Pra-Kerja Jokowi | OPINI.id
Polemik Kartu Pra-Kerja Jokowi

Jokowi punya trik lebih meyakinkan daripada saingannya Prabowo Subianto. Dirinya kerap meluncurkan beberapa program kartu kepada masyarakat. Terbaru adalah Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah), dan Kartu Pra-Kerja.

Tapi yang mencuri perhatian dan mengundang polemik adalah ide Jokowi mengeluarkan Kartu Pra-Kerja.  Idenya ini akan dilaksanakan, jika dirinya memenangi Pilpres 2019 nanti. Dengan adanya Kartu Pra-Kerja ini, otomatis orang yang punya kartu tersebut akan tetap menerima honor meski belum mendapatkan pekerjaan.

"Mengenai kartu pra kerja, kartu ini kita siapkan untuk anak-anak muda yang lulus dari SMA atau SMK maupun yang lulus dari politeknik atau perguruan tinggi untuk bisa masuk ke industri, untuk dapat pekerjaan," kata Jokowi saat ngopi bareng milenial di Kopi Haji Anto 2 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Ide Jokowi memberikan gaji kepada pengangguran ini mendapatkan sejumlah kritikan. Terutama kritikan kepada Jokowi datang dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Menurut Fahri, program Jokowi terkait Kartu Pra-Kerja ini sangat tidak masuk akal.

“Itu kan bukan program yang masuk akal. Kenapa? Karena itu kan soal uang. Uangnya nggak ada,” jelas Fahri di gedung DPR.

Namun, gagasan Jokowi terkait Kartu Pra-Kerja berikut dua kartu lainnya menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak membebani anggaran. Apalagi pemerintah sudah menganggarkan bantuan sosial dua kali lipat.

Dengan kartu-kartu tersebut, penyaluran bantuan juga bisa lebih sistematis dan terintegrasi. Sri Mulyani sudah menyiapkan untuk memasukkan beberapa program gagasan Jokowi ke dalam desain APBN 2020 untuk penanganan kemiskinan yang selama ini menggunakan dana PKH dan bantuan non tunai.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini sebut akan tetap mengelola APBN secara hati-hati meskipun mengakomodasi program-program baru yang berpotensi menambah anggaran negara.

Setuju gak pengangguran digaji?
Setuju banget
Tidak setuju
282 votes

Komentar (5)

Fresh