Jokowi Bocorkan Rahasianya di Pilpres 2019 | OPINI.id
Jokowi Bocorkan Rahasianya di Pilpres 2019

Petahana alias Joko Widodo di masa kampanye ini seringkali berpidato soal kinerjanya. Tapi tanpa disadari olehnya, Jokowi ternyata kerap kali membeberkan rahasia ke public. Sebut saja soal dinamika perjuangan Jokowi merebut Freeport kembali. Ada banyak cerita di balik penguasaan mayoritas saham Freeport.

Bertaruh Jabatan Saat Negosiasi

Kembalinya 51 persen saham  PT Freeport Indonesia ke pangkuan Ibu Pertiwi menjadi satu prestasi dan cerita tersendiri bagi Jokowi. Siapa sih yang gak bangga bisa balikin saham Freeport meski cuma 51 persen? Ini bisa dibilang adalah sebuah perjuangan. Bahkan, Jokowi mengaku jika mempertaruhkan jabatannya sebagai presiden seandainya saja gagal merebut 51 persen saham dari tangan perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut.

Dirinya pun menceritakan betapa kerasnya tekanan politik baik nasional maupun internasional yang datang terus menyerangnya. Tapi, meski memiliki badan yang kecil, Jokowi punya nyali besar. Dirinya terus mendorong para pembantunya alias tim untuk merebut kembali sebagian besar saham Freeport.

Perjanjian Dengan Kapolri dan Panglima TNI

Masih ingat debat capres kedua yang Jokowi dianggap sebagai slip of the tongue oleh kader Partai Solidaritas Indonesia yaitu Tsamara. Menurut Jokowi, kebakaran hutan sudah tak terjadi, fakta mengatakan hal lain.

Oleh karena itu kebakaran hutan dank abut asap jadi pekerjaan rumah pemerintahan Presiden Jokowi. Bahkan upaya untuk menangani masalah kabut asap di Riau dengan membuat perjanjian bersama Panglima TNI, Kapolri, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim dan Kapolres.

Jadi kalau masih ada kebakaran hutan dan asap, menurut Jokowi sudah jelas siapa yang akan dicopot dari jabatannya.” Janjiannya singkat kalau masih ada asap di Riau yang saya ganti, copot, jelas siapa. Artinya kalau ada api ada asap, misalnya di kabupaten, danremnya tanggung jawab, kalau gak bisa selesaikan itu, diganti," kata Jokowi seperti dilansir Antara.

Dilarang Tiga Jenderal ke Nduga Papua

Masih ingatkah aksi Jokowi naik sepeda motor trail di Papua beberapa waktu lalu? Ternyata ada cerita sendiri dibalik kunjungan yang dilakukan empat tahun lalu olehnya ke Kabupaten Wamena dan Kabupaten Nduga.

Jokowi dilarang pergi oleh Kapolri sampai Panglima karena alasan keselamatan. Tapi, Jokowi tetap nekat pergi ke Papua menggunakan heli. Dirinya tetap ngotot untuk pergi ke Nduga. Bahkan dirinya mengatakan jika alasan keselamatan bukanlah urusannya melainkan tugas aparat.

“Saya sampaikan saat itu, 'enggak, saya mau ke Nduga, naik heli ke sana, 2 hari lagi mau ke sana'. Pertama enggak boleh setelah saya sampaikan. Saya perintahkan 'pokoknya saya 2 hari lagi mau ke sana, urusan keamanan, urusanmu, urusanmu, urusanmu'. Saya masuk ke Nduga," tegas Jokowi pada ketiga jenderal itu.

Kamu sendiri yakin gak Jokowi itu selama ini gak pernah pencitraan?
Yakin dong
Gak yakin ah
178 votes

Komentar (1)

Fresh