Keberhasilan Penerapan Dana Desa Sejahterakan Warga | OPINI.id
Keberhasilan Penerapan Dana Desa Sejahterakan Warga

Secara sadar maupun tanpa sadar, masyarakat di pedesaan sudah menerapkan budaya ekonomi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ekonomi di pedesaan ini dipengaruhi dari ragam serta budaya masyarakat pedesaan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Guna semakin meningkatkan kegiatan ekonomi desa dan mensejahterakan warganya, sejak 2015, pemerintah telah mengalokasikan sebagian kecil anggarannya untuk program dana desa, untuk membangun desa.

Di luar segala persoalan yang masih menyelimuti pelaksanaan Program Dana Desa, ternyata kucuran dana dalam jumlah besar yang langsung dikelola desa di seluruh Nusantara ini, tidak hanya membuat dana desa menjadi perhatian di dalam negeri tetapi juga di berbagai negara di Asia. 

Hingga pada tahun 2017, ada 12 negara di wilayah Asia Pasific yang merekomendasikan Program Dana Desa seperti yang diterapkan Indonesia ini menjadi program wajib Perserikatan Bangsa Bangsa di berbagai negara berkembang lainnya.

Mengapa beberapa negara Asia Pasifik ini begitu antusias merekomendasikan program dana desa yang diterapkan sejak 2015 oleh pemerintah era Joko Widodo-Jusuf Kalla? Yuk kamu simak saja data keberhasilan yang telah dicapai berbagai desa yang telah memanfaatkan kucuran dana desa ini.  

Seperti dilansir berdesa.com, program pembangunan fisik yang telah terwujud dari Program yang berjalan di 74 ribu desa se-Indonesia adalah : membangun jalan desa sepanjang 121.709 kilometer, mendirikan 1.960 jembatan, mendirikan Pasar Desa sebanyak 5.220, telah berdiri BUMDes sebanyak 21.811.

Pembangunan tambatan perahu sebanyak 5.116 unit di berbagai desa pinggir laut dan sungai, melahirkan embung desa sebanyak 41.739 unit dan menciptakan sarana olah raga sebanyak 2.366 unit. 

Selain itu, dana desa juga telah menciptakan beragam program peningkatan kualitas hidup warga pedesaan di seluruh Indonesia melalui berbagai program, yaitu: pembangunan penahan tanah sebanyak 291.393 unit, pembuatan sistem pengelolaan air bersih mandiri desa sebanyak 32.711 unit, pembangunan MCK bagi warga desa sebanyak 82.356 unit.

Lalu telah terbentuk Polindes sebanyak 6.041 unit, berhasil mewujudkan sistem drainase sehat sebanyak 590.371 unit, ada juga pembangunan Posyandu aktif sebanyak 13.973 unit dan mewujudkan sumur 45.856 unit untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga desa se-Indonesia. 

Terlihat bahwa pemanfaatan Dana Desa tak sekadar membangun infrastruktur, tapi juga meningkatkan perekonomian warga. Hingga ada sepuluh desa disebut-sebut sukses memberdayakan dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat itu untuk menjadi sumber penghasilan bagi warganya.

Dimana tahun 2018 lalu pemerintah telah menetapkan bahwa Program Dana Desa bakal terus digenjot dengan mengucurkan dana lebih besar lagi yakni Rp. 120 triliun, dua kali lipat lebih besar dari tahun 2017. Berbagai capaian mampu diraih berbagai desa di Indonesia setelah Program Dana Desa diterapkan. Inilah daftar 10 Desa yang menyumbang pendapatan tahunan terbesar:

Bagaimana jika program Dana Desa benar-benar bakal diterapkan di negara lain?
Keren, bangga dong
Biasa aja
Ga bakalan
81 votes

Komentar

Fresh