Hasil Survey Caleg DKI-II, Tsamara Amany 5 Besar | OPINI.id
Hasil Survey Caleg DKI-II, Tsamara Amany 5 Besar

Hasil survei lembaga survei Charta Politika yang dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019 sudah rilis. Seperti namanya, Hidayat Nur Wahid (PKS) masuk daftar nomor urut wahid, disusul Eriko Sotarduga (PDIP). Pendatang baru Tsamara Amany (PSI) masuk lima besar.

Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional. Survei dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen.

Berikut ini hasil survei elektabilitas caleg dapil DKI-II yang meliputi wilayah Jaksel, Jakpus, dan luar negeri:

  1. M Hidayat Nur Wahid 7,1%
  2. Eriko Sotarduga 7,0%
  3. Biem Triani Benjamin 6,6%
  4. Himmatul Aliyah 6,3%
  5. Tsamara Amany 3,3%
  6. Masinton Pasaribu 3,1%
  7. Okky Asokawati 3,0%
  8. Ahmad Iman 2,9%
  9. Taufiqurahman 2,5%
  10. Puput Novel 2,0%
  11. Lena Maryana 1,9%
  12. Zuhairi B Misrawi 1,8%
  13. Imam Subali 1,6%
  14. Epyardi Asda 1,5%
  15. Liliana Tanaja 1,3%

"Yang tertinggi ada Hidayat Nur Wahid 7,1 persen, kemudian ada Eriko Sotarduga 7 persen. Ini juga incumbent. Kemudian Biem Triani Benjamin juga ada 6,6 persen. Ini juga incumbent. Kemudian yang pendatang baru ini ada Tsamara Amany 3,3 persen. Ini sebagai pendatang baru cukup populer dan elektabilitasnya cukup tinggi di dapil II," kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, di Resto Es Teler 77, Senin (11/2/2019), dikutip dari Detik.

Partai Gerindra dan PDIP masih mendominasi perolehan suara di dapil DKI-II. Namun ada fenomena suara PKS yang terdongkrak karena nama HNW.

Muslimin mengatakan, nama Hidayat Nur Wahid cukup mendongkrak suara partai karena suaranya jauh lebih tinggi dibanding partai politiknya. Nama Tsamara Amany juga lebih tinggi dibanding partai politiknya, yaitu PSI.

Selain itu, hanya ada empat partai yang mendapat perolehan kursi di dapil DKI-II. Ada perbedaan perolehan kursi dari Pemilu 2014.

"Jadi 2014 misalnya Gerindra yang tadinya 1 menjadi 3 (kursi), kursi PPP hilang, Demokrat hilang, dan Golkar juga hilang berdasarkan simulasi survei kita dengan ada 14,3 persen yang masih belum mencoblos kertas suara yang kita berikan," ungkapnya.

Ada 7 kursi yang tersedia di dapil DKI-II. Siapa yang akan jadi wakil rakyat dari DKI-II? Komen di kolom komentar ya.

Kamu sudah menentukan pilihan?
Sudah
Belum
175 votes

Komentar

Fresh