Jokowi Unggulkan Tanihub dan Fintech Buat Majukan Petani | OPINI.id
Jokowi Unggulkan Tanihub dan Fintech Buat Majukan Petani

Salah satu topik Debat Capres Kedua antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) adalah soal petani.

Pertanyaannya adalah bagaimana strategi capres untuk melibatkan petani yang masih terkendala pada posisi ekonomi yang kecil di tengah arus revolusi industri 4.0?

Menarik adalah jawaban Jokowi yang menyebut Tanihub dan fintech sebagai salah satu solusi.

Tanihub adalah salah satu layanan berbasis aplikasi yang menjadi marketplace buat petani. Lewat Tanihub, petani bisa terhubung langsung dengan konsumen sehingga mendapat harga jual komoditas pangan lebih baik.

Debat Capres Berdampak Para Jumlah Swing Voters

Ledakan di Luar Arena Debat Diduga Petasan

Jokowi Sindir Prabowo Kuasai Ratusan Ribu Hektare Tanah

Sementara fintech memungkinkan petani mendapat akses keuangan yag lebih mudah. Misalnya lewat layanan pinjaman peer to peer.

"Membangun ekosistem offline untuk mendukung online agar tidak ketinggalan dengan negara lain," ujar Jokowi.

Apalagi didukung infrastruktur teknologi informasi yang sudah merata. Jokowi menyebut bahwa pembangunan jaringan backbone serat optik melalui proyek Palapa Ring sudah selesai di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Sementara di Indonesia timur akan diselesaikan dalam tahun ini. Masih ditambah akses jaringan seluler 4G.

Sebagai gambaran Tanihub adalah startup yang didirikan tahun 2015 untuk menghubungkan pengiriman sayuran dari lahan pertanian ke konsumen rumah tangga. Tanihub juga garap business to business serta menambah layanan investasi crowdlending bernama Tanifund.

Kita lihat saja apakah layanan-layanan ini akan bermanfaat buat petani. Asal dikelola secara profesional, bukan tidak mungkin petani mendapat hasil maksimal.

Kamu percaya petani bisa sejahtera dengan bantuan teknologi?
Percaya banget
Gak percaya
Ragu-ragu
149 votes

Komentar (2)

Fresh