Dukungan Purnawirawan, Semangat Baru Bagi Jokowi-Ma'ruf | OPINI.id
Dukungan Purnawirawan, Semangat Baru Bagi Jokowi-Ma'ruf

Di masa kampanye seperti saat ini, ruang publik tak hanya ramai dengan perdebatan masing-masing anggota timses peserta Pilpres 2019. Namun, cakrawala politik Indonesia juga hiasi oleh berita tentang dukungan dari berbagai pihak atau kelompok masyarakat kepada paslon capres-cawapres nomor urut 01 maupun nomor urut 02.

Mulai dari pengemudi ojek online, alumni universitas, emak-emak hingga kelompok ulama. Termasuk juga dukungan dari purnawirawan TNI dan Polri yang sudah memiliki hak pilih pascapensiun.  

Ternyata, dukungan dari purnawirawan TNI-Polri diartikan oleh pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf sebagai kekuatan pemberi semangat baru dalam menghadapi Pilpres 2019.

Hal ini diungkapkan Jokowi usai menghadiri acara Silaturahmi Purnawirawan TNI-Polri dengan Presiden di Jakarta, Minggu (10/02/2019). Menurut calon petahana di Pilpres 2019 ini dukungan purnawirawan TNI-Polri menumbuhkan semangat baru bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf untuk bisa terus bekerja lebih baik lagi untuk Indonesia.

Selain itu, ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat dukungan dari para purnawirawan TNI-Polri. Pasalnya, purnawirawan TNI dan Polri tersebut saat ini merupakan warga sipil yang menjadi tokoh-tokoh masyarakat dan memiliki pengaruh besar di daerahnya masing-masing.

Dukungan purnawirawan sama halnya dukungan dari para alumni sejumlah perguruan tinggi maupun sekolah yang telah lebih dahulu menggelar deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 01 ini.

Sebelumnya, ratusan Purnawirawan TNI-Polri menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf. Pernyataan dukungan disampaikan langsung oleh mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Laksamana TNI (Purn) Arief Koeshariadi.

Selama empat tahun memimpin, Jokowi disebut telah melakukan banyak hal untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, para Purnawirawan TNI-Polri memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Jokowi-Ma'ruf untuk melanjutkan kepemimpinan.

"Indonesia sebagai negara maritim yang besar, memerlukan sosok pemimpin yang merakyat, bersih, jujur, kerja nyata dan memiliki komitmen kuat dalam mensejahterakan rakyat Indonesia. Sosok ini tercermin pada Haji Joko Widodo," ungkap Arief Koeshariadi.

Banyak dukungan mengalir, apakah pasangan Jokowi-Maruf bakal terpilih di Pilpres 2019?
Pasti terpilih
Masih ragu-ragu
Ga bakalan terpilih
4 votes

Komentar

Fresh