Was-Was Golput Akibat Isu Receh Kedua Kubu | OPINI.id
Was-Was Golput Akibat Isu Receh Kedua Kubu

Angka golput diperkirakan mencapai 30 persen jika isu recehan dari kedua kubu masih berjalan. Pilpres 2019 memang semakin panas. Berbagai serangan demi serangan pun diluncurkan bagaikan roket dan nuklir yang memborbardir jalur gaza. Keadaan ini membuat sebagian orang justru jadi semakin yakin dengan pilihannya masing-masing. Tapi, tidak menutup kemungkinan juga jika banyak orang yang muak.

Muak karena isu receh dan sampah yang kerap dilontarkan kedua kubu lewat timsesnya masing-masing. Bukan berjualan visi dan misi, justru kedua capres malah terlihat saling menjatuhkan. Oleh karena itu, di Pilpres 2019 golongan putih (golput) diperkirakan akan semakin meningkat. Hal ini diutarakan oleh peneliti senior dari LIPI, Siti Zuhro kepada tempo.co.

Menurutnya, isu recehan yang dimainkan Prabowo dan Joko Widodo justru hanya akan menimbulkan angka golput yang semakin tinggi. Meski niatnya saling serang untuk meningkatkan elektabilitas, tapi Siti mengakui kalau angka golput gak bisa sama sekali dihilangkan.

Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen pada Pemilu serentak 2019. Tapi, Siti memperkirakan sekitar 30 persen golput ada jika kalau isu receh ini masih ada. Survei terbaru lembaga Indikator Politik pada Desember tahun lalu menunjukkan indikasi kenaikan angka golput. Dalam sigi itu, responden yang secara tegas menyatakan tidak akan memilih mencapai 1,1 persen. Angkanya naik 0,2 persen dibanding survei dua bulan sebelumnya.

Kamu sendiri capek gak dengerin isu receh kedua kubu?
Capek
Gak kok
Biasa aja
57 votes

Komentar

Fresh