Wapres JK Perintahkan Bakar Tabloid Indonesia Barokah | OPINI.id
Wapres JK Perintahkan Bakar Tabloid Indonesia Barokah

Beredarnya tabloid Indonesia Barokah di beberapa masjid dan pesantren di berbagai daerah belakangan ini, membuat resah masyarakat. Apalagi, tabloid tersebut beredar hanya tiga bulan sebelum Pilpres 2019 dan ditafsirkan oleh sebagian kalangan masyarakat mendiskreditkan salah satu pasangan capres-cawapres. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang menilai tabloid tersebut mengandung isu SARA.

Kegaduhan dan multi persepsi tersebut jika dibiarkan akan menimbulkan potensi negatif di tengah-tengah masyarakat. Hingga membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), memerintahkan kepada seluruh pengurus masjid yang telah menerima Tabloid Indonesia Barokah untuk membakar tabloid tersebut karena dianggap sebagai media penyebar hoaks.

Selain itu, JK juga telah memerintahkan pengurus DMI di daerah untuk mengimbau kepada pengurus masjid supaya tidak mendistribusikan lagi tabloid Indonesia Barokah kepada masyarakat. Ia juga menegaskan supaya masjid maupun rumah-rumah ibadah agama lain tidak dijadikan tempat untuk membuat dan menyebarkan kabar bohong sehingga dapat memecah belah persatuan umat.

Usai menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana kepada pendonor darah sukarela di Jakarta, Sabtu (26/01/2019), tersebut, JK juga mengingatkan kepada pelaku dibalik beredarnya tabloid Indonesia Barokah bahwa ada aturan hukum yang berlaku untuk menindak penyebarluasan kabar bohong. Jangan seperti Obor Rakyat yang beredar jelang pemilu 2014 lalu pelakunya harus masuk penjara. 

Apa kamu setuju dengan perintah Wapres Jusuf Kalla ini?
Setuju banget
Biasa aja
Ga setuju
182 votes

Komentar (1)

Fresh