Awas Adu Domba Lewat Tabloid Indonesia Barokah | OPINI.id
Awas Adu Domba Lewat Tabloid Indonesia Barokah

Gak kapok nih kayaknya! Usai Obor Rakyat eh dia muncul lagi. Sekarang namanya Tabloid Indonesia Barokah. Apanya yang barokah kalau isinya cuma ujaran kebencian terhadap salah satu paslon?

 

Serangan di media sosial sepertinya kurang bagi orang-orang yang kerap menyebarkan kebencian lewat racikan konten-konten yang ditulis dan digarap sedemikian rupa. Kini ada lagi sebuah tabloid yang bisa dibilang berisikan konten-konten negatif terhadap salah satu capres. Mirip-mirip sih sama era Pilpres 2014 yang pernah heboh sama koran obor rakyat.

Hanya saja, tabloid Indonesia Barokah kali ini beredar di majelis-majelis dan masjid. Buktinya sebanyak 12 masjid di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat sudah menerima tabloid ini. Menurut komisioner koordinator divisi pengawasan Bawaslu kota Bekasi, Ali Mahyail. Penerima tabloid ini dikirim melalui jasa pengiriman aplikasi online berdasarkan hasil investigasi di lapangan.

Menurut dia, 12 Masjid menerima kiriman tabloid tersebut pada Jum'at (11/1) usai Salat Jumat. Dalam amplop berwarna cokelat tersebut tertulis pengiriman atas nama Redaksi Tabloid Indonesia Barokah yang beralamat di Jalan Haji Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Hanya ada empat masjid yang melapor ke Bawaslu usai menerima kiriman tabloid ini.Keempat Masjid tersebut yakni Masjid At-Taqwa Kompleks Sapta Pesona, Kecamatan Jatiasih, Masjid An-Nur Kayuringin, Bekasi Selatan, Masjid Nurul Huda Pondok Gede dan Masjid At-Taqwa Kayuringin, Bekasi Selatan.

Bagi sebagian orang, sebenarnya ini bukan masalah baru. Dulu kala itu saat Jokowi-JK vs Prabowo-Hatta juga sempat edar tabloid obor rakyat. Isi kontennya serem guys. Gak lain fitnah dan diskriminasi terhadap salah satu capres, siapa lagi kalau bukan Joko Widodo. Oleh karena itu, sebaiknya kita sebagai pembaca harus hati-hati menelan dan memilih bacaan yang tepat.

Langkah apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi seperti ini?
Usut tuntas dalangnya
Penjarakan tempat percetakannya
Dua-duanya juga kenain pasal
124 votes

Komentar (2)

Fresh