Orang Sunda Harus Malu jika Ma'ruf Kalah di Jabar | OPINI.id
Orang Sunda Harus Malu jika Ma'ruf Kalah di Jabar

Ketika dikukuhkan sebagai sesepuh atau tokoh masyarakat Pasundan di Bandung, Sabtu (19/01/2019), calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menilai, penganugrahan itu sangat lazim, karena dirinya memang punya garis keturunan Sunda.

Selain itu, ia juga menyatakan warga Pasundan harus merasa malu jika ia dan calon presiden Jokowi kalah di Jawa Barat. Hal ini diungkapkan Ma'ruf mengingat dirinya adalah masyarakat yang mempunyai darah Pasundan. Karenanya, orang Sunda harus mendukung semaksimal mungkin.

Seperti kita ketahui bersama, selama ini daerah Jawa barat dikenal sebagai 'kandang' suara bagi lawan paslon nomor urut 01 yaitu paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Saat Pilpres 2014 lalu, berdasarkan hitung resmi KPU, Jokowi-JK hanya meraih 40,22 persen suara. Kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang unggul dengan 59,78 persen.

Ma'ruf mengaku telah memasang target perolehan suara masyarakat Jawa Barat untuk Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 yaitu 70 persen. Untuk itu, mantan Rais Aam PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) tersebut mengajak masyarakat Jawa Barat khususnya orang Sunda berbangga karena ada putra Pasundan dijadikan calon wakil presiden.

Ma'ruf juga mengungkapkan bahwa ini kesempatan bagi masyarakat Sunda mempunyai pemimpin asli putra Pasundan. Dan, bukan mungkin kedepan yang menjadi pemimpin bangsa ini adalah orang Sunda. "Makanya, paslon nomor urut 01 harus menang," tegas Ma'ruf.  

Apakah pasangan Jokowi-Ma'ruf bisa meraih kemenangan di Jawa Barat?
Yakin bisa menang
Ragu-ragu
Ga mungkin menang
34 votes

Komentar

Fresh