Pemilu 2019, Surat Suara Dicetak Berbeda Warna | OPINI.id
Pemilu 2019, Surat Suara Dicetak Berbeda Warna

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah melakukan pencetakan surat suara Pemilu 2019 yang dimulai secara resmi pada Minggu (20/01/2019). Tak seperti pemilu sebelumnya, pada Pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang, di tempat pemungutan suara (TPS) bakal disediakan lima jenis surat suara untuk calon pemilih yang dicetak berdasarkan warna yang berbeda-beda.

Surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden akan berwarna abu-abu, DPR RI berwarna kuning, DPD RI berwarna merah, DPRD provinsi berwarna biru sedangkan DPRD Kabupaten/Kota berwarna hijau.

Perbedaan warna surat suara tersebut dibuat agar pemilih tidak salah memasukkan surat dalam kotak suara, sekaligus juga  memudahkan petugas di TPS dalam melakukan pekerjaan pemungutan maupun saat penghitungan suara. Seperti dilansir laman Kominfo, berikut rincian dari perbedaan warna dan desain pada surat suara pemilu 2019:

Warna Abu-Abu. Surat suara warna abu-abu untuk memilih presiden dan wakil presiden dengan ukuran 22 x 31 cm. Jenis kertas yang digunakan HVS 80 gram. Surat suara pemilihan umum presiden dan wakil presiden berbentuk lembaran empat persegi panjang yang terdiri atas 2 bagian yaitu bagian luar dan bagian dalam.

Warna Kuning. Surat suara untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), sesuai dengan jumlah daerah pemilihan anggota DPR, dengan ukuran 51 x 82 cm. Jenis kertas yang digunakan HVS 80 gram. Surat suara pemilu anggota DPR berbentuk lembaran empat persegi panjang yang terdiri atas 2 bagian yaitu bagian luar dan bagian dalam dan tidak terdapat foto dari calon anggota DPR RI.

Warna Merah. Surat suara warna ini untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) terdiri atas surat suara untuk pemilu anggota DPD. Terdapat 9 kategori ukuran, dengan jenis kertas hvs 80 gram. Surat suara pemilu anggota DPD berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertikal/horizontal terdiri dari 2 bagian yang disebut bagian luar dan bagian dalam dan terdapat foto dari setiap calon anggota DPD RI.

Warna Biru. Digunakan memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi) sesuai dengan jumlah daerah pemilihan anggota DPRD Provinsi, dengan ukuran 51 x 82 cm jenis kertas yang digunakan hvs 80 gram. Berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertikal terdiri dari 2 bagian yang disebut bagian luar dan bagian dalam dan tidak terdapat foto dari calon anggota DPRD Provinsi.

Warna Hijau. Surat suara yang digunakan memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota (DPRD Kabupaten/Kota) sesuai dengan jumlah daerah pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota, dengan ukuran 51 x 82 cm jenis kertas hvs 80 gram. Surat suara pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota berbentuk lembaran empat persegi panjang, vertikal terdiri dari 2 bagian yang disebut bagian luar dan bagian dalam dan tidak terdapat foto dari calon anggota DPRD Kabupaten/Kota. 

Apakah perbedaan warna surat suara bisa meminimalisir kecurangan penghitungan suara?
Bisa, bakal susah kalau mau curang
Ragu-ragu
Ga, kalau mau curang ya curang aja
118 votes

Komentar

Fresh