Orang Gila Jadi Ketakutan Prabowo di Pilpres 2019 | OPINI.id
Orang Gila Jadi Ketakutan Prabowo di Pilpres 2019

Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sebentar lagi dimulai, salah satunya adalah pemilihan Presiden Republik Indonesia. Sayangnya, ada kabar yang kurang begitu bagus dari kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Pernyataan yang muncul dari Ketua  Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso perihal Prabowo Subianto akan mundur jika terdapat kecurangan di Pilpres 2019 nanti mengingatkan masyarakat Indonesia sama momen Pilpres 2014 lalu.

Pada pilpres 2014 lalu, Prabowo tidak mengundurkan diri namun lebih menyeramkan lagi. Dirinya malah mengumumkan kemenangannya di salah satu stasiun televisi swasta, sementara hasil quickcount masih dipegang oleh pasangan Jokowi-JK. Sontak, mantan Danjen Kopasus pun langsung mengklarifikasi dan menolak kekalahannya. Tak pelak, kemarahannya menimbulkan situasi yang kurang kondusif di Indonesia.

Banyak perusahaan yang memulangkan langsung karyawannya karena statement Prabowo yang tak menerima kekalahannya. Kini, lewat BPN dirinya juga menyatakan akan mundur dari Pilpres 2019, meskipun secara gambling Prabowo bisa tersangkut hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 50 miliar sesuai pasal 552 Ayat 1 UU 7 Tahun 2017.Lantas apa sih yang membuat Prabowo mempunyai pemikiran sampai sejauh itu?

Usut punya usut, ternyata semuanya terkait kebijakan hak pilih para penyandang disabilitas mental alias orang gila yang ikutan pemilu. Semua ini disampaikan oleh Djoko Santoso. Menurutnya, Prabowo bisa saja mundur jika memang ada potensi kecurangan dalam pilpres salah satunya adalah terkait hak pilih penyandang disabilitas mental.

Djoko menilai, penyandang disabilitas mental yang diberikan hak pilih ini dapat membuat potensi kecurangan dalam pemilu. Sebab, suara pemilih dari tuna grahita tak dapat dipertanggungjawabkan. Yailah pak, gak usah takut sama orang gila mah! Maju terus dong….

Apakah mungkin suara penyandang disabilitas mental ini bisa kalahkan prabowo di ajang Pilpres 2019 nanti?
Mungkin
Gak mungkin
189 votes

Komentar (1)

Fresh