Pilpres Belum Mulai, Prabowo Ancam Undur Diri | OPINI.id
Pilpres Belum Mulai, Prabowo Ancam Undur Diri

Siapa yang sangka, jika sifat Prabowo tak jauh berbeda saat Pilpres 2014 digelar beberapa waktu lalu. Masih ingatkah kalian saat Prabowo tak menerima kekalahannya karena merasa dicurangi di perhitungan suara? Nah, kali ini ketum Gerindra juga sudah mengeluarkan ancaman akan mundur dari Pilpres 2019.

Lewat Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko, Prabowo menyatakan akan mundur jika terdapat kecurangan di Pilpres 2019. Sontak hal ini pun mendapatkan reaksi dari Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Menurutnya, permasalahan capres dan cawapres telah diatur dalam undang-undang.

Aturan yang dimaksud Wahyu adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pada Pasal 236 Ayat 1 UU tersebut menyatakan bakal pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 Ayat 1 huruf f dilarang mengundurkan diri. Hal itu terhitung sejak ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU.

Nah, jika seorang capres dan cawapres yang mau mengundurkan diri, akan ada sanksi hukum berupa pidana pemilu. Waduh, Prabowo Subianto bisa kena pidana dong nih! Ya, dalam pasal 552 Ayat 1 UU 7 Tahun 2017 berbunyi. Setiap capres atau cawapres yang dengan sengaja mengundurkan diri setelah penetapan sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara putaran pertama, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 50 miliar.

Gak hanya sampai disitu aja guys, capres dan cawapres yang diusung sama gabungan parpol dan sudah menyepakati calonnya tak akan mundur. Semuanya ini udah diatur dalam Pasal 229 ayat 1 Huruf f yang berbunyi gabungan parpol dalam mendaftarkan bakal pasangan calon ke KPU wajib menyerahkan surat pernyataan dari bakal calon tidak akan mengundurkan diri.

Menurutmu Prabowo Bakal Mundur Lagi Gak nih?
Gak bakal
Mundur sepertinya
576 votes

Komentar (1)

Fresh