Amien Rais Gaungkan Revolusi Moral Saingi Revolusi Mental | OPINI.id
Amien Rais Gaungkan Revolusi Moral Saingi Revolusi Mental

Saat meluncurkan buku berjudul 'Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral', Jumat (11/1/2019), Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais kembali mengkritik Presiden Jokowi tentang revolusi mental.

Menurutnya, tidak adanya dokumen autentik untuk Revolusi Mental dari Jokowi. Makanya ia ingin mengakhiri Revolusi Mental yang digagas Jokowi dan menggantinya dengan Revolusi Moral. Revolusi Mental selama ini tidak jelas arahnya lantaran tidak ada dukungan yang serius dari pemerintahan Jokowi. Rezim Jokowi tak punya penunjuk moral, menjadikan pemerintahan Jokowi lemah.

Amien mengatakan isi bukunya juga berisi kutipan dari John Buchan, sejarawan dan novelis Skotlandia yang menyebutkan revolusi moral, lebih penting ketimbang revolusi mental.

Pimpinan rezim saat ini tidak menyadari bahwa yang sedang terjadi di Indonesia adalah kegagalan revolusi mental yang tanpa arah dan kosong makna, karena hanya terdiri dari rangkaian slogan yang enak didengar dan sepi pelaksanaan.

Ia mengklaim revolusi moral jauh lebih penting dari revolusi mental. Menurut Amien, moralitas memungkinkan manusia untuk menentukan baik atau buruknya perilaku. Moral juga menjadi landasan dari tegaknya keadilan. Moralitas, menentukan sebuah perilaku benar atau salah. Sementara mental hanya sebuah sikap yang muncul dari jiwa.

Menurut kamu mana yang lebih baik jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
Mental kuat, tapi tak bermoral
Bermoral, tapi mentalnya lemah
Memiliki mental kuat yang dilandasi Moral yang sehat
Urusan mental sama moral udah ga penting kaleee
99 votes

Komentar (1)

Fresh