Mereka Setuju, Fahri Hamzah Malah Ribet Sendirian | OPINI.id
Mereka Setuju, Fahri Hamzah Malah Ribet Sendirian

Baik dari pihak Prabowo-Sandi dan Jokowi-Maruf Amin beserta Komis Pemilihan Umum (KPU) sudah menyepakati soal pembagian lembar pertanyaan untuk dipelajari lebih dulu sebelum memulai aksinya di acara debat capres yang akan diselenggarakan pada 17 Januari mendatang. Bahkan ketua KPU, Arief Budiman sudah memastikan jika kedua capres dan cawapres tersebut akan menerima daftar pertanyaan seminggu sebelum debat dimulai.

Keputusan ini pun sangat disayangkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Menurut Fahri, jika pasangan capres dan cawapres diberikan daftar pertanyaan, debat capres cawapres akan tampak seperti lomba cerdas cermat.

"Jadi itu pertama, saya sangat menyesalkan apa yang dilakukan oleh KPU," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1).

Menurutnya, debat capres bukanlah acara cerdas cermat. Karena sebagai capres dan cawapres sudah seharusnya paham di luar kepala khususnya soal permasalahan di Indonesia. Dengan memberikan daftar pertanyaan, KPU membuat kandidat hanya menghapal apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah negeri ini. Fahri juga menilai jika KPU gagal paham dengan memberikan daftar pertanyaan debat kepada paslon. Fahri juga mencurigai adanya upaya KPU untuk menyederhanakan proses debat.

Selain mengkritik soal bocoran soal pertanyaan debat, Fahri juga mengaku khawatir akan kemampuan para panelis debat Pilpres 2019. Soalnya, keputusan KPU menentukan enam panelis dilakukan belum lama ini alias terlalu cepat dan dekat dengan jadwal debat perdana. Lagi dan lagi, pemilihan panelis dalam rentan waktu yang cepat membuat kesan debat kali ini seperti cerdas cermat.

Kamu setuju gak sama bang Fahri Hamzah?
Setuju
Tidak setuju
197 votes

Komentar

Fresh