Andi Arief Jagoan Bikin Kisruh | OPINI.id
Andi Arief Jagoan Bikin Kisruh

Wasekjen Partai Demokrat, Andi Aries memang kerap vokal di twitter. Sebelumnya, dia pernah mengatakan jika Prabowo adalah seorang Jenderal Kardus terkait kesepakatan koalisi antara Demokrat dan Gerindra. Tapi, kali ini lebih fatal. Tanpa cek dan ricek, dia berkicau soal 7 kontainer kertas suara yang sudah dicoblos dan ada di Pelabuhan Tanjung Priok.

Cuitan Andi Arief diduga didasarkan dari sebuah rekaman suara seseorang yang seperti tengah menelpon untuk memberitahukan "temuan" 7 kontainer berisi kertas suara yang sudah dicoblos pada pada gambar pasangan nomor urut 01 Joko Widodo -- Ma'ruf Amin. Menurutnya, jumlahnya sangat fantastis karena mencapai 70 juta kertas suara.

Dengan daftar pemilih tetap sebesar 185 juta, angka 70 tentu sangat signifikan. Bahkan, isu yang ternyata hoax ini kalau benar, berarti Pilpres 2019 sudah selesai sebelum hari pencoblosan.

"mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar".

Seperti itulah kicauannya di medsos twitter. Meski hanya berisikan himbauan, tapi kabar ini sudah tersebar luas, bahkan disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Bodohnya, ada yang kemakan hoax, dan ada juga yang gak kena bohong. Kejadian ini mengundang perhatian dari kubu lawannya. Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Twit punya Andi sangat provokatif dan berbahaya hingga sudah memenuhi delik hukum.

Bahkan partai koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, PSI lewat Sekjennya yaitu Raja Juli Antoni menyarankan Partai Demokrat untuk menonaktifkan Wasekjen Andi Arief. Dia menilai, hoaks Andi Arief itu fitnah yang disampaikan politikus tak berintegritas. Hal itu menurutnya bahaya bagi demokrasi.

Bisa dipenjara gak menurutmu ini orang?
Bisa banget
Gaklah, bukan hoax soalnya
326 votes

Komentar

Fresh