Capres nomor urut 02 , Prabowo Subianto memang kerap jadi pusat perhatian karena sejumlah pernyataan dan juga ide-idenya yang diyakininya akan direalisasikan jika terpilih jadi Presiden Ri di Pilpres 2019 nanti.

Penanganan bencana menjadi perhatian khusus bagi Prabowo, sampai-sampai jika dirinya terpilih jadi Presiden di Pilpres 2019 mendatang, berencana akan membuat kementerian khusus kebencanaan.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, menyatakan bahwa membuat kementerian khusus kebencanaan adalah hal yang keliru. Pasalnya Indonesia telah memiliki badan yang khusus diperuntukkan menanggulangi bencana.

Selama ini sudah ada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, sebagai badan khusus yang menangani bencana, langsung di bawah presiden.

BNPB mengkoordinasi penanganan bencana bersama dengan Basarnas, Kementerian Sosial, TNI, POLRI, BMKG, Pemerintah Daerah dalam hal ini BPBD, dan para relawan kebencanaan. Ace juga menilai, BNPB sudah mampu bekerja dengan baik terhadap penanganan bencana, terlihat dari bencana yang terjadi di Nusa Tenggara Barat, Palu, dan tsunami di Banten dan Lampung.

Tak hanya itu, Pemerintah berkomitmen soal penanggulangan bencana ini. Ace mengklaim bahwa BNPB memiliki anggaran khusus sebesar Rp 619 miliar tahun 2019, dan dana siap pakai sebesar Rp 6,5 triliun yang dipergunakan jika terjadi bencana.

Perlu gak kementerian khusus bencana menurutmu?
Perlu
Ragu-ragu
Ga perlu
1778 votes

Komentar (16)

Top Konten