Ma'ruf Jadi Alat Politik Jokowi? | OPINI.id
Ma'ruf Jadi Alat Politik Jokowi?

Saat mengunjungi di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin menegaskan, dirinya memutuskan untuk menerima tawaran menjadi cawapres Jokowi karena ingin berjuang untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia.

Penegasan ini disampaikan Ma'ruf guna menepis opini publik yang menyebutkan bahwa dirinya dipilih Jokowi jadi cawapres lantaran hanya jadi alat politik atau diperalat secara politik oleh Joko Widodo.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 ini yakin penunjukan dirinya sebagai cawapres karena dirinya telah memahami betul seluk beluk dunia politik di Indonesia. Dia mengklaim sejak muda dirinya sudah berkecimpung di dunia politik. 

"Saya tentu paham politik. Sebab sejak muda saya sudah jadi anggota DPRD DKI, menjadi anggota DPR-MPR, menjadi Dewan Pertimbangan Presiden dua periode, menjadi Rais Amm PBNU, Ketua MUI, masa bisa diperalat," kata Ma'ruf Amin.

Selain itu, ia juga menyarankan agar para santri maupun kiai Nahdhatul Ulama (NU) tidak takut berkecimpung di dunia politik. Sebab, para santri dan kiai NU turut memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin Indonesia sejak dulu hingga saat ini. 

Apakah pengalaman berpolitik menunjukkan bahwa seseorang mampu menjalankan roda pemerintahan?
Sudah tentu
Bisa ya, bisa engga
Belum tentu
261 votes

Komentar

Fresh