Masih Ada Masyarakat Adat yang Belum Terdaftar di DPT | OPINI.id
Masih Ada Masyarakat Adat yang Belum Terdaftar di DPT

Salah satu perwujudan dari pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yaitu diberikan pengakuan kepada rakyat untuk berperan serta secara aktif dalam menentukan wujud penyelenggaraan pemerintahan tersebut. Sarana yang diberikan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat tersebut yaitu diantaranya dilakukan melalui kegiatan pemilihan umum.

Namun sayangnya, Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) II Pemilu 2019 ternyata belum mengakomodasi beberapa kelompok pemilih, salah satunya adalah masyarakat adat.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Yayan Hidayat mempertanyakan penetapan tersebut karena terdapat 770 komunitas masyarakat adat di kawasan hutan dengan jumlah penduduk 3 juta jiwa. Dari jumlah itu, ada 1,6 juta yang belum terdaftar sebagai pemilih.

Berdasarkan penelitian bersama Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Yayan menjelaskan baru sebanyak 350 jiwa dari 1,6 juta masyarakat adat yang bisa diakomodasi masuk DPT. Jumlah itu berasal dari masyarakat adat di Sumatera Utara dan Kalimantan Timur dan telah diberikan ke KPU.

"Sisa dari 1,6 juta jiwa itu sudah kami berikan ke KPU datanya, tapi belum ada kejelasan. Respons atas penetapan DPTHP II kami harap ini belum final. Kami masih akan mendorong sisa 1,6 juta jiwa bisa terdaftar sebagai pemilih," jelas Yayan. 

Jika melihat kasus ini apakah perwujudan dari pelaksanaan kedaulatan rakyat sudah terlaksana dengan baik?
Sudah
Ragu-ragu
Belum
19 votes

Komentar

Fresh