SBY Baper Baliho Penyambutan Dirinya Dirusak | OPINI.id
SBY Baper Baliho Penyambutan Dirinya Dirusak

Baliho selamat datang SBY, spanduk hingga bendera Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau, dirusak orang tak dikenal.

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hadir di Pekanbaru dalam rangka kunjungan kerja sejak Jumat (14/12). SBY merasa sedih dan kecewa atas tindakan pengerusakan tersebut karena SBY tidak sedang bersaing dalam Pilpres 2019.

Mengutip dari Detik, laporan perusakan terhadap baliho, spanduk, hingga bendera di Pekan Baru Sabtu (15/12). SBY bersama elite PD kemudian menyusuri jalan mengecek kondisi ini. SBY melihat ada banyak bendera dan baliho yang rusak di jalan, juga dibuang ke dalam parit.

Pemuda bernama Heryd Swanto, terduga pelaku perusak baliho telah diamankan polisi. Sejumlah barang bukti pun ditemukan berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho dan pisau cutter. SBY menyebut akan melanjutkan masalah perusakan atribut partainya itu. SBY menegaskan kebenaran harus ditegakkan.

SBY mengatakan dia bukan capres pada pemilu kali ini. Kompetisi yang ada saat ini hanya antara Prabowo Subianto dan Jokowi. SBY memberi contoh soal Perang Dunia Kedua bahwa Amerika Serikat (AS) sebenarnya tidak ingin berperang. Tapi, karena diserang dan diusik, AS akhirnya ikut berperang.

Seperti kita ketahui, dalam Pilpres 2019, Demokrat yang dipimpin SBY tergabung dalam koalisi pendukung capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan rusaknya baliho penyambutan SBY, SBY merasa ada pihak yang menyerang dalam perang yang tidak ia ikuti. SBY pun mengatakan serangan tersebut salah alamat karena ia bukan merupakan kontestan dalam Pilpres 2019.

Komentar (3)

Fresh