Nama Pos Punya Prabowo Terkesan Penuh Permusuhan

Terkait beberapa istilah yang berulangkali digunakan Kubu Prabowo dalam Pilpres 2019 ini dianggap tidak pas dalam membangun narasi demokrasi.  Hal ini diungkapkan Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Raja Juli Antoni. Menurutnya, narasi yang keluar sangat buruk penuh permusuhan dan memecah belah.

Seperti menamakan kantor pemenangan saja, Kubu Prabowo menggunakan nama "Pos Pertempuran." Selain itu, Amien Rais menyebut Pemilu 17 April mendatang sebagai "Perang Baratayudha" dan "Armagedon."  Jauh sebelumnya, Amien Rais juga pernah menggunakan istilah "Perang Badar." 

Sekjen PSI: Raja Juli Antoni

"Sekali lagi narasi yang dikembangkan buruk, penuh permusuhan dan memecah belah. Pada intinya Pemilu adalah mekanisme damai dan kompetisi biasa untuk mencari pemimpin terbaik." jelas Raja Juli.

Padahal jika Kubu Prabowo memahami prinsip demokrasi, tak ada salahnya memberikan atau menggunakan istilah-istilah yang lebih menyimbolkan sebuah kompetisi yang sehat dan fair play.

Menurutmu apakah penamaan Pokso tersebut penuh permusuhan?
Ya
Bisa ya, bisa juga ga
Ga lah
11755 votes

Komentar (33)

Top Konten