Janji Janji Manis Jelang Pilpres 2019 | OPINI.id
Janji Janji Manis Jelang Pilpres 2019

Kampanye Pilpres seringkali jadi ajang para capres untuk mengumbar janji-janji kepada masyarakat. Padahal kampanye itu adalah sebuah dialog, bukan monolog. Bukan sekadar mendengarkan apa yang ditawarkan oleh calon, tapi terbangunnya sebuah interaksi yang positif.

Sayangnya, cara-cara dengan mengubar janji-janji manis ini juga dilakukan oleh pasangan Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandiaga agar bisa mendulang suara warga sebanyak-banyaknya di Pilpres 2019 mendatang. 

Janji Jokowi-Ma'ruf

Jika Capres nomor urut 01 ini terpilih jadi Presiden kembali,  Jokowi menjanjikan revitalisasi pasar-pasar tradisional agar lebih bersih dan nyaman.

Selain itu, Jokowi juga berjanji akan membantu pembangunan pondok pesantren dengan membuat rumah susun (rusun) bagi para santri dan santriwati.

Di tahun 2019 Jokowi berjanji akan fokus pengembangan SDM dan target pendidikan terendah bagi rakyat Indonesia adalah SLTA. Sedangkan untuk program Indonesia Pintar di tahun 2019 nanti akan lebih ditingkatkan.

Memprioritaskan perbaikan sistem rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mendorong revisi Undang Undang ASN serta akan memperhatikan kondisi guru honorer agar bisa menjadi pegawai negeri.  

Sementara bagi warga yang tidak memiliki pendidikan formal yang cukup, Kemenaker akan menyiapkan balai latihan di seluruh Indonesia. 

Janji Prabowo-Sandi

Pasangan ini berjanji menyelesaikan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan. Selain itu, Prabowo-Sandi berjanji akan memberantas praktik korupsi yang selama ini marak terjadi, karena dia menilai pemerintah saat ini dinilai tebang pilih terkait masalah hukum.

Prabowo-Sandi  juga berjanji tidak akan melakukan impor jika nanti terpilih menjadi Presiden 2019. Capres nomor urut 02 ini ingin tak ingin selalu tergantung kepada negara lain. Dia ingin membuat Indonesia bisa berdiri sendiri.

Sementara itu janji Prabowo bagi kaum emak-emak adalah akan berusaha untuk menciptakan rasa keadilan dan kesejahteraan untuk keluarga dan seluruh rakyat Indonesia.

Lewat visi-misi, Prabowo-Sandi berkomitmen mengangkat secepatnya para guru honorer menjadi ASN. Pasangan ini juga berjanji akan memberlakukan upah minimum kepada guru honorer termasuk yang berada di bawah lingkungan kementerian Agama untuk kategori guru swasta, PAUD, madrasah dan yayasan.

Memperbaiki tingkat kesejahteraan dosen, peneliti, dan penyuluh, serta efisiensi penggunaan anggaran pendidikan demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Apakah kamu percaya sama janji-janji Capres-Cawapres di Pilpres 2019 ini?
Percaya dong
Biasa aja
Ga percaya
294 votes

Komentar

Fresh