Seruan Rizieq di Reuni 212 Sarat Politik | OPINI.id
Seruan Rizieq di Reuni 212 Sarat Politik

Di acara reuni 212 beberapa waktu lalu, Habib Rizieq Syihab minta para peserta Reuni Alumni 212 agar tidak memilih capres cawapres yang didukung partai politik penista agama.

Ketum FPI ini pun minta agar massa memilih capres dan cawapres hasil ijtima ulama. Nah, imbauan ini ada di sebuah rekaman video di acara reuni akbar 212 tersebut.

Namun menurut Waketum Gerindra Fadli Zon. Tidak ada pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh imam besar FPI. Soalnya, itu karena Rizieq bukan bagian dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, jadi bebas komentar dan berpendapat.

"Gak ada pelanggaran, Habib Rizieq adalah seorang individu yang boleh menyatakan pendapatnya, jadi nggak ada. Dia bukan bagian dari tim kampanye atau bagian dari badan pemenangan,"jelasnya.

Sedangkan menurut Wasekjen PKB yakni Jazilu Fawaid. Rizieq lebih baik mengurus masalah hukumnya terlebih dahulu daripada mengurusi urusan lainnya.

"Urus dirinya aja belum selesai kok, biar diurus dulu masalah hukumnya beliau, baru nyeru-nyerukan. Selesain dulu masalahnya," tegasnya.

Dia juga yakin kalau ucapan atau seruan imam besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq ini gak akan memberikan pengaruh pada masyarakat. Bahkan dirinya juga tak ingin mengikuti imbauan tersebut.

Menurutmu sarat politik gak ceramahnya?
Politik banget
Gak kok
637 votes

Komentar (3)

Fresh