Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#politik

Pilkada Selama Pandemi: Calon yang Konvoi Gak Usah Dipilih

Mendagri sarankan rakyat gak usah pilih calon yang abai protokol kesehatan saat pilkada selama pandemi. Lagi krisis aja abai aturan gimana mau urus rakyatnya kelak?

Reza Rizaldy  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan teguran ke 51 kepala daerah wakilnya terkait kerumunan massa pilkada selama pandemi. Teguran itu diberikan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik. Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mempersilakan masyarakat untuk bully habis-habisan calon kepala daerah yang buat keramaian saat pandemi Covid-19. Pilkada selama pandemi bisa menjadi ukuran cakada mana yang kompeten memimpin dan berpihak kepada masyarakat. 

“Kalau ada cakada yang masih buat keramaian, kerumunan, bully saja. Gimana mau jadi pemimpin kalau tidak bisa atur pendukungnya. Bagaimana mau kendalikan Covid kalau sudah teprilih nanti,” ujar Tito. Asik, kapan lagi bully diizinkan sama pemerintah. 

Baca Selengkapnya
Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation