Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#politik

Jangan Remehkan Sandiwara Trump di Pilpres Amerika

Pilpres Amerika memanas. Pihak lawan langsung menyerang posisi petahana Donald Trump. Tapi jangan remehkan sandiwara Trump yang terbukti ampuh membalikkan prediksi.

Project Syndicate  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Dengan unggulnya Joe Biden dalam berbagai survei, banyak pendukung Partai Demokrat dan pendukung Partai Republik yang tidak menyukai Trump menjadi semakin optimistis Presiden AS Donald Trump akan kalah pada bulan November ini. Tapi, mengabaikan Trump adalah sebuah kesalahan. Trump memiliki keunggulan yang besar yang akan semakin terlihat ketika waktu pemungutan suara semakin dekat. Keunggulan-keunggulan ini tidak ada hubungannya dengan keberhasilan ataupun kegagalan Trump, dan sangat berhubungan dengan kemampuannya dalam sandiwara politik di pilpres Amerika.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berdiri di depan bendera Amerika Serikat saat ia berpartisipasi dalam meja bundar mengenai donasi plasma dalam sebuah kunjungan ke Kantor Pusat Palang Merah Nasional Amerika di Washington, Amerika Serikat, Kamis (30/7). Antara/Reuters/Carlos Barria
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berdiri di depan bendera Amerika Serikat saat ia berpartisipasi dalam meja bundar mengenai donasi plasma dalam sebuah kunjungan ke Kantor Pusat Palang Merah Nasional Amerika di Washington, Amerika Serikat, Kamis (30/7). Antara/Reuters/Carlos Barria

Bagi kaum liberal, anggapan yang umum adalah, karena kegagalan Trump menangani pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi yang diakibatkan hal tersebut maka para pemilih independen yang cenderung memilih Partai Republik dan Trump akan menjadi sadar dan tidak akan memilih Trump. Tapi ini adalah pandangan yang sangat optimis. Trump memenangi pemilihan presiden tahun 2016 dengan mengubah kelemahan profesional dan temperamentalnya menjadi sesuatu yang baik dalam politik. Pembangkangannya terhadap kelompok mapan dalam dunia politik menarik simpati pemilih partai Republik, yang percaya bahwa politisi arus utama mengabaikan aspirasi mereka.

Baca Selengkapnya
Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation